Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Rupiah Rontok, Indeks Syariah Menanjak Pelan

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 12 Desember 2014 09:23
Rupiah Rontok, Indeks Syariah Menanjak Pelan
Kurs rupiah sempat menyentuh level 12.400 per dolar AS.

Dream - Indeks saham Indonesia bergerak variatif di sesi pembukaan perdagangan. Beruntung, masih adanya aksi beli mendorong sebagian besar indeks ke zona hijau.

Relatif amannya bursa global dan kondisi regional yang kondusif membuat pelaku pasar masih yakin untuk membeli saham.

Sayang, pasar keuangan justru bisa menjadi pemberat laju bursa saham Indonesia. Rupiah pagi ini sempat menembus level terendah Rp 12.435 meski kini sedikit menguat 77 poin (0,62%) menjadi Rp 12.427 per dolar AS.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 12 Desember 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 1,53 poin (0,03%) ke level 5.151,16.

Di sesi pemanasan ini, sebanyak 16 emiten telah bergerak menguat sementara 12 lainnya longsor ke zona merah. Pelaku pasar telah mentransaksikan 79,319 lembar saham senilai Rp 30,48 miliar.

IHSG masih belum terlalu kuat untuk melaju di zona hijau pada sesi pembukaan. Kali ini IHSG kembali melemah 1,54 poin (0,03%) ke level 5.151,14.

Hingga 10 menit waktu perdagangan saham, lantai bursa masih meninggalkan tiga sektor saham di zona merah. Emiten komoditas menjadi penekan laju indeks dengan melemah masing-masing pertanian 0,30 persen dan tambang 0,36 persen.

Sebaliknya, emiten industri dasar dan indstri aneka memimpin laju kenaikan indeks usai menguat 0,55 persen dan 0,60 persen.

Laju IHSG pun sudah kembali ke zona hijau dengan menguat 8,43 poin (0,16%) ke level 5,160.

Berbeda dengan IHSG yang harus memulai perdagangan di zona merah, dua indeks saham syariah justru lansung tancap gas di awal transaksi perdagangan.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) membuka perdagangan dengan menguat tipis 0,02 poin (0,02%) ke level 166,20.

Di sesi pembukaan, ISSI bahkan menanjak lebih tinggi dengan menguat 0,05 poin (0,03%) ke level 166,23.

Daftar emiten syariah didominasi penguatan harga saham yang dialami 12 emiten ISSI. Sementara 8 lainnya melemah dan 13 emiten bergerak stagnan.

Transaksi perdagangan saham syariah pagi ini dimulai dengan angka Rp 21,46 miliar dari aksi jual beli 89.857 lembar saham.

Laju positif cenderung flat juga dicetak emiten bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat 0,016 poin (0%) ke level 679,67 di sesi prapembukaan.

Memasuki awal sesi pembukaan, JII kembali menguat 0,09 poin (0,01%) ke level 679,74.

Dari kawasan regional, seluruh indeks saham acuan di Asia bergerak positif di pagi ini. Nikkei dan Hang Seng masing-masing telah menguat 1,25 persen dan 0,35 persen.

Beri Komentar