Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Afrika tak ingin ketinggalan dengan tren pertumbuhan keuangan syariah yang semakin signifikan. Meski masih tahap awal, sebagian besar pemerintah negara di Afrika telah mengambil langkah untuk mempersiapkan pertumbuhan industri keuangan syariah.
Tekad pemimpin negara Afrika juga terlihat dari International Forum on Islamic Finance (IFIF) yang kali ini digelar di Al Salam Rotana, Khartoum, Sudan 2014.
Forum yang dihadiri 250 pemimpin industri keuangan dan perbankan internasional ini secara khusus mengambil topik utama percepatan aksesibilitas keuangan syariah di Afrika.
Pada penutupan forum IFIF seperti dikutip Dream dari laman Zawya.com, Kamis, 11 Desember 2014, Wakil Presiden Republik Sudan, Hassabo Mohamed Abdul-Rahman yang menggarisbawahi pentingnya keuangan syariah untuk mendorong perkembangan perekonomian Afrika.
IFIF Sudan 2014 juga membahas masalah kesiapan Afrika dalam memanfaatkan benua tersebut sebagai perbatasan berikutnya dari pertumbuhan keuangan syariah.
Tidak hanya itu, IFIF Sudan 2014 juga menganalisis strategi praktis untuk mempercepat aksesibilitas dan keberhasilan keuangan syariah di pasar utama di benua Afrika.
CEO Bank of Khartoum, Fadi Salim Al Faqih, menambahkan perbankan dan keuangan syariah sudah menjadi kekuatan utama Sudan dengan munculnya pemain perbankan syariah lokal dan internasional. Sudan juga sesumber telah memiliki seperangkat infrastruktur regulasi untuk mendukung pengembangan lebih lanjut dari keuangan syariah di negara ini.
Di benua Afrika, pasar keuangan syariah memang masih dalam tahap awal. Namun masing-masing pemerintah telah mengambil langkah-langkah ke depan untuk membuat dasar yang kuat di mana industri syariah bisa tumbuh.
Kemajuan luar biasa telah terjadi pada tren penerbitan surat utang syariah (sukuk) yang telah mendominasi kemunculan pasar Afrika untuk keuangan syariah. Dalam waktu dekat, keuangan syariah diyakini akan memberikan peluang baru bagi pelaku industri untuk berkontribusi kepada sektor ekonomi yang lebih luas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya