Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Laju penguatan jelang penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) tak sanggup dipertahankan pelaku pasar. Aksi jual yang mendominasi membuat indeks saham acuan di lantai bursa rontok.
Pasar modal Indonesia hanya menyisakan indeks saham sektor perdagangan yang menguat tipis 0,05 persen.
Pada penutupan perdagangan BEI, Jakarta, Kamis, 11 November 2014, Indeks Harga Saham Indonesia (IHSG) terpangkas 12,71 poin (0,25%) ke level 5.152,69.
IHSG sebetulnya sempat bergerak flat mesti lebih banyak bergerak di zona merah. Indeks acuan pasar modal Tanah Air ini sempat menyentuh level tertinggi 5.166,70.
Lantai bursa kini dipenuhi koreksi harga saham yang menerjang 176 emiten. Beruntung masih ada 148 emiten yang menguat dan menahan IHSG terjun lebih dalam.
Sebanyak 60,88 juta saham diperdagangkan pelaku pasar dengan menguras kocek hingga Rp 5,09 triliun.
Investor asing mulai kembali jor-joran melepas saham dengan nilai Rp 491 miliar.
Emiten di sektor industri aneka mengalami penurunan tertajam hingga 0,68 persen. Diikuti barang konsumsi 0,57 persen dan manufaktur 0,52 persen.
Aksi terjun bebas jelang penutupan perdagangan juga dialami dua indeks saham syariah yang tadi pagi dibuka melemah.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan dengan melemah 0,28 poin (0,17%) ke level 166,18.
ISSI berhasil mempertahankan 90 emiten syariah di zona hijau dan 57 lainnya bergerak stagnan. Sayangnya, 106 emiten lainnya justru tergelincir ke zona merah.
Pelaku pasar menggelontorkan tak kurang dari Rp 3,38 triliun untuk mentransaksikan 40,36 juta saham.
Kondisi yang sama menimpa saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah 3,06 poin (0,45%) ke level 679,65.
Koreksi bursa saham Indonesia ini seiring dengan arus bursa regional yang juga dilanda pelemahan.
Indeks Shanghai Composite dan Strait Times yang sempat menguat justru ditutup melemah 0,49 persen dan 0,21 persen. Sedangkan Nikkei dan Hang Seng melemah 0,89 persen dan 0,90 persen.
Di pasar keuangan, rupiah juga tak banyak berbuat banyak. Rupiah hanya terapresiasi 16 poin (0,13%) menjadi Rp 12.322 per dolar AS. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya