Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Emiten komoditas menjadi motor penggerak bursa saham Indonesia di awal pekan ini. Dengan kondisi regional yang bergerak positif, indeks acuan saham syariah kembali melanjutkan penguatan.
Investor asing juga belum menghentikan aksi belinya di pembukaan perdagangan pagi ini, Senin, 12 Oktober 2015.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,233 poin ke level 146,182.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), naik 0,872 poin ke level 616,336.
Hingga 20 menit waktu perdagangan, kedua indeks acuan saham syariah terus bergerak menguat. ISSI bahkan sudah menanjak 0,753 poin (0,52%) ke level 146,702.
Transaksi perdagangan saham syariah di awal sesi ini mencapai Rp 421 miliar dengan 10,38 juta saham.
Aksi beli investor mendorong 90 emiten syariah melaju di zona hijau. Sebanyak 20 diantaranya merupakan saham-saham bluechips syariah.
Sebaliknya, 28 emiten lainnya terkena aksi jual dan 39 emiten bertahan stagnan.
Kondisi regional yang bergerak positif ikut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat. Pagi ini IHSG bahkan sudah menyentuh level 4.600.
IHSG mengawali sesi prapembukaan dengan naik tipis 7,533 poin (0,16%) ke level 4.596,877. D sesi pembukaan, IHSG naik lebih tinggi 19,992 poin (0,44%) ke level 4.609,336.
Emiten komoditas menjadi motor penggerak laju bursa saham Indonesia. Saham sektor pertambangan melompat 1,94 persen sementara pertanian naik 1,33 persen.
Dari pasar keuangan, laju kurs rupiah yang menguat signifikan sepanjang pekan kemarin, pagi ini sedikit menghadapi tekanan.
Rupiah yang dibuka melemah saat ini turun 71 poin (0,53%) menjadi 13.483 per dollar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya