Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Saham UNVR Melesat, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 23 April 2015 16:24
Saham UNVR Melesat, Indeks Syariah Ditutup Menguat
IHSG yang dibuka menguat justru berbalik melemah usai dilanda aksi jual investor.

Dream - Indeks acuan saham syariah sukses menembus zona hijau meski sempat tertekan jelang penutupan perdagangan. Penguatan terjadi dikala Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru harus jatuh ke zona merah.

Penguatan kali ini ditopang aksi beli investor domestik yang dihantui kinerja buruk emiten. Sebaliknya, pemodal asing justru semakin gencar melepas portofolionya.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 23 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,567 poin (0,33%) ke level 172,104.

Berbeda dengan IHSG, laju ISSI sepanjang perdagangan justru aman di zona hijau. ISSI hanya menyentuh level terendah di 171,572 dan tertinggi di 172,863.

Kembalinya ISSI ke teritori positif disokong naiknya harga saham dari 87 emiten syariah. ISSI sebetulnya mengalami tekanan dari melemahnya harga saham dari 98 emiten.

Pelaku pasar sepanjang hari ini memperdagangkan 44,45 miliar saham syariah bernilai Rp 3,96 triliun.

Pencapaian positif juga sukses diraih Jakarta Islamic Index (JII). Indeks saham bluechips syariah ini ditutup menguat 2,727 poin (0,38%) ke level 718,848.

Laju posisif ini terjadi di kala separuh penghuni JII justru terserang aksi beli. Namun JII memilih untuk mengikuti laju penguatan yang melanda 12 emiten unggulan syariah.

Indeks JII kali ini bergerak dalam rentang cukup lebar. JII mencetak level terendah di 716,373 dan tertinggi di 723,875.

Saham UNVR kemabli menjadi penyelamat laju indeks JII usai melesat Rp 1.400 per saham. Top gainer emiten bluechips syariah lainnya adalah SILO yang naik Rp 275, UNTR Rp 150, AALI serta PGAS masing-masing Rp 25 per saham.

Di kala dua indeks saham syariah ini bergerak menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru terserang aksi jual investor. Kekhawatiran kinerja emiten perbankan yang tak sesuai ekspektasi menjadi pemicunya.

IHSG sore ini terpeleset 0,910 poin (0,02%) ke level 5.463,209. Pelemahan dipicu koreksi harga saham dari 166 emiten. Beruntung ada 135 saham yang menahan laju IHSG turun lebih dalam.

Lantai bursa sore ini diguyur dana investor hingga R 5,95 triliun dari 72,01 miliar saham yang diperdagangkan. Pemodal asing mencatat aksi jual bersih senilai Rp 791 miliar.

Dari kawasan regional, indeks saham utama Asia bergerak variatif. Indeks Hang Seng sore ini melemah 0,38 persen sementara Nikkei Jepang menguat 0,27 persen.

Kurs rupiah yang kemarin sempat melemah sore ini menguat tipis. Rupiah bertengger di level Rp 12.950 per dolar AS, naik 5 poin (0,04%).

Beri Komentar