Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pertanian Palestina (sumber: Www.news.xinhuanet.com)
Dream - Serangan Israel ke sejumlah wilayah di Jalur Gaza telah menyebabkan kerusakan serius pada sektor pertanian, peternakan dan perikanan di wilayah Palestina. Serangan membabi-buta itu telah menghancurkan rumah kaca dan sistem irigasi.
Badan PBB untuk urusan pangan dan pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) menilai, kerusakan yang terjadi diyakini telah membuat produksi pangan berhenti dan memicu lonjakan tajam harga pangan.
Organisasi internasional yang bermarkas di Roma ini mengatakan, hampir seluruh penduduk lokal Gaza yang berjumlah sekitar 1,8 juta jiwa kini bergantung pada bantuan pangan. Selain itu, para penduduk juga membutuh bantuan yang berkesinambungan dalam memulihkan peternakan lokal.
Ciro Fiorillo, Kepala Perwakilan FAO di Tepi Barat dan Jalur Gaza seperti dikutip Dream dari laman Arabnews, Sabtu, 15 Agustus 2014, mengatakan para ahli berhasil melakukan serangkaian kunjungan daerah-daerah pesisir Palestina untuk mencatat secara rinci kerusakan. Kunjungan itu dilakukan selama gencatan senjata antara Israel dan Hamas diberlakukan baru-baru ini.
Fiorillo mengatakan kerusakan akibat bom, kekurangan air dan listrik serta masalah keuangan telah menyebabkan persoalan besar bagi Palestina. Tidak hanya itu, ketidakpastian proses gencatan senjata juga mengambil peranan atas kehancuran Gaza. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya