Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Papan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (www.merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia kembali ke trek hijau usai kemarin dilanda pelemahan jelang penutupan perdagangan saham. Flatnya bursa saham Wall Street membuat investor cukup percaya diri masuk pasar.
Aksi beli pelaku pasar juga dipicu relatif amannya sentimen regional dan dalam negeri. Kecuali Shanghai, hampir seluruh indeks saham utama Asia bergerak menguat.
Mencairnya kondisi politik jelang pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019 juga menambah semarak aktivitas jual beli saham.
Pada pra pembukaan perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 6,56 poin (0,13%) ke level 4.958,17.
IHSG di sesi pembukaan kembali menguat 12,99 poin (0,26%) ke level 4964,60.
Menguatnya harga saham dari 25 emiten sudah cukup membawa IHSG ke zona hijau. Namun masih terdapat 9 emiten yang mengalami koreksi harga dan 10 stagnan. Bahkan 635 emiten sama sekali belum disentuh pelaku pasar.
Hampir seluruh sektor saham bergerak menguat di pagi ini. HIngga 15 menit waktu perdagangan, emiten sektor konsumer memimpin penguatn dengan naik 0,76 persen diikuti tambang 0,68 persen dan properti 0,65 persen.
Transaksi perdagangan di awal perdagangan ini mencapai Rp 39,98 miliar dari aksi jual beli 102.139.
Sayangnya, aksi beli pemodal lokal tak diikuti investor asing. Mengawali perdagangan, asing justru menjual sahamnya hingga Rp 5,82 miliar. Di sesi pembukaan, asing masih terus melepas saham dengan nilai Rp 13,57 miliar.
Relatif amannya lantai bursa dari sentimen negatif juga membawa dua indeks saham syariah di BEI melaju di zona hijau.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini memulai perdagangan dengan menguat 0,22 poin (0,14%) ke level 159,30. ISSI kembali menanjak 0,47 poin (0,3%) ke level 159,55 di sesi pembukaan.
Sebanyak 21 emiten syariah mulai melangkah ke zona hijau sementara 7 lainnya masih tertahan di teritori negatif.
Pagi ini pelaku pasar mentransaksikan tak kurang dari 82.090 lembar saham dengan perputaran yang mencapai Rp 22.450 miliar
Sementara itu, pemodal juga mulai memburu emiten-emiten bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) pag ini dibuka menguat 1,37 poin (0,21%) ke level 653,25. JII kembali menguat 2,60 poin (0,4%) ke level 654,58 di sesi pembukaan.
Pelaku pasar tercatat menggelontorkan uang Rp 19,91 miliar untuk memiliki saham-saham bluechips syariah. Aksi jual beli ini melibatkan 68.361 lembar saham.
Dari kawasan regional, kecuali Shangahi, indeks bursa utama Asia umumnya bergerak di zona hijau. Nikkei Jepang yang melemah dua hari terakhir sudah kembali pulih dengan menguat 0,04 persen. Sementara Hang Seng tercatat naik 0,67 persen.
Kabar belum akan adanya penghentian program quantitative easing Amerika Serikat juga membawa nilai tukar rupiah kembali menguat. Pagi ini rupiah menguat 44 poin (0,36%) menjadi 12.216 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya