Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jika Ingin Menjadi CPNS, Pelamar Harus Mengikuti Serangkaian Tes.
Dream – Pemerintah sudah membuka lowongan CPNS. Dengan begitu, masyarakat bisa berkesempatan menjadi CPNS di instansi pemerintah.
Bagi yang berminat mengikuti seleksi CPNS, yang diperlukan adalah pemenuhan syarat-syarat adminstrasi. Jika lolos administrasi, seleksi berikutnya adalah seleksi kompetensi dasar (SKD) yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 20 Tahun 2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017, pemerintah menetapkan tiga kelompok materi soal SKD. Ketiga kelompok soal yang dimaksud adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Lalu, adakah tips supaya lolos ketiga tes ini?
Dilansir dari menpan.go.id, Jumat 14 Juli 2017, Kabag Komunikasi Publik Kementerian PANRB, Suwardi, peserta seleksi harus lolos ambang batas (passing grade) yang akan ditetapkan.
Untuk itu, Suwardi menyarankan peserta seleksi mempersiapkan diri dengan mempelajari kisi-kisi yang telah ditetapkan.
Dia mengatakan TWK adalah tes penilaian terhadap penguasaan pengetahuan dan kemampuan implementasi empat pilar bangsa Indonesia (Pancasila, Undang-Undang 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara TIU adalah tes penilaian kemampuan verbal—kemampuan menyampaikan informasi secara lisan dan tulis. Terakhir, TKP adalah tes penilaian terhadap diri sendiri, baik dari integritas sampai kemampuan belajar berkelanjutan.
“ TKP juga menilai kemampuan bekerja sama dalam kelompok serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinasi orang lain,” kata Suwardi di Jakarta.
Setelah itu, peserta yang lolos SKD masih harus mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Materi SKB ini ditetapkan oleh instansi pembina jabatan fungsional, sedangkan materi seleksi untuk jabatan pelaksana ditetapkan oleh instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana dimaksud.
Suwardi mengatakan tidak seluruh peserta lolos passing grade yang bisa mengikuti SKB. Jumlah peserta yang dapat mengikuti seleksi ini paling banyak tiga kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar. Dijelaskan bahwa SKB dilakukan menggunakan CAT dan dapat ditambah dengan tes lainnya sesuai dengan kebutuhan jabatan. Pelaksanaan CAT ini menggunakan fasilitas komputer dan penunjang lain yang disiapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya