5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Dream - Lembaga Pejamin Simpanan (LPS) menurunkan tingkat bunga penjaminan sebesar 25 basis poin (bps). Tingkat bunga penjaminan ini berlaku efektif mulai tanggal 15 Mei 2016-14 September 2016.
Sekretaris LPS, Samsu Adi Nugroho, mengatakan penetapan ini berlaku untuk simpanan berupa rupiah dan valuta asing (valas) di bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Dengan begitu, suku bunga penjaminan LPS berubah menjadi 7 persen untuk simpanan rupiah dan 0,75 persen untuk simpanan valas di bank umum. Sedangkan suku bunga penjaminan simpanan rupiah di BPR menjadi 9,5 persen.
" Penurunan tingkat bunga sebesar 25 bps ini dipandang sejalan dengan perkembangan indikator ekonomi makro dan likuiditas perbankan yang secara umum meningkat," kata Samsu di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 13 Mei 2016.
Samsu memerinci indikator ekonomi yang dimaksud adalah kecenderungan penguatan nilai tukar rupiah, berkurangnya ketidakpastian di pasar keuangan global, serta masuknya dana asing di pasar keuangan domestik.
Faktor-faktor lain juga seperti prediksi inflasi April 2016 akan turun, pelonggaran kebijakan moneter, serta percepatan realisasi belanja pemerintah, juga mendorong perbaikan likuiditas perbankan yang terlihat dari penurunan suku bunga simpanan dan suku bunga pinjaman antar bank.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?