Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masyarakat Indonesia Siap Hadapi Masa Tua. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Selain tingkat stres, Cigna juga menemukan masyarakat Indonesia lebih percaya diri terhadap keuangan, terutama finansial untuk menghadapi hari tua.
Walaupun Indonesia masuk sebagai negara usia terendah untuk pensiun, masyarakatnya sudah siap secara keuangan untuk pensiun.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 28 Maret 2019, usia rata-rata pensiun orang Indonesia adalah 57 tahun.
Dari 22 negara yang disurvei, usia rata-rata pensiun orang Indonesia lebih rendah daripada global yang 63 tahun.
Survei “ Skor Kesejahteraan 360: Well and Beyond” yang dilakukan Cigna menunjukkan, 64 persen masayarakat Indonesia sudah siap secara finansial. Angkanya lebih tinggi daripada angka global yang sebesar 38 persen.
Chief Marketing and Strategic Partnership Cigna Indonesia, Akhiz Nasution, mengatakan hampir 80 persen masyarakat Indonesia siap menyambut usia tua yang aktif dan sehat.
Akhiz mengatakan, faktanya cukup positif mengingat perekonomian negara terbantu dengan banyaknya masyarakat usia tua yang sehat dan ingin tetap memberikan kontribusi.
“ Tak hanya siap secara fisik, 87 persen masyarakat Indonesia juga merasa siap secara mental dalam menghadapi usia tua,” kata Akhiz.
Dia mengatakan lebih dari setengah masyarakat Indonesia ingin terus bekerja di usia tua. Ada banyak alasan yang mendasari.
Salah satunya adalah ingin tetap up to date dengan kondisi terkini, ingin sibuk, serta memberikan panduan dan nasihat kepada pekerja yang lebih muda.
Menurut survei, para pekerja muda antusias untuk bekerja dengan generasi yang lebih tua. Ada 69 persen responden muda yang ingin bekerja dengan orang tua.
Di negara lain, hanya ada 1 dari 3 perusahaan yang bersedia mempekerjakan generasi yang lebih tua. “ Tapi, di Indonesia lebih dari setengah perusahaan justru mempekerjakan usia tua,” kata dia.
Selain keuangan masa tua, Cigna juga menemukan survei bahwa orang Indonesia makin puas dengan paket gaji dan kompensasi yang didapat dari kantor meskipun harus dibayar dengan tanggung jawab yang bertambah.
Ada 76 persen masyarakat Indonesia mengungkapkan kantor mereka menyediakan program-program kesejahteraan, seperti klub kesehatan, olah raga, dan kelas sharing. Angka ini cukup tinggi daripada rata-rata global yang hanya sebesar 46 persen.
Ada 48 persen responden mengungkapkan kantor responden Indonesia menyediakan sarana dan dukungan untuk mengurangi stres.
“ Ini cukup tinggi daripada rata-rata global yang hanya 28 persen,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya