Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Prototipe Monorel Yang Pernah Diusulkan Konsorsium BUMN (Merdeka.com)
Dream - Perusahaan kontraktor pelat merah, PT Adhi Karya Tbk, ditunjuk sebagai pimpinan proyek pembangunan moda transportasi massal Light Rail Transit (LRT) di Jabodetabek. Meski sudah ada kepastian proyek besar tersebut, hingga saat ini perusahaan justru kebingungan mencari lokasi depo (bengkel kereta) LRT.
Dari rancangan tata letak LRT yang dibuat, PT Adhi Karya sebetulnya merencanakan pembangunan depo LRT di Cibubur. Namun, rencana tersebut belum mendapat lampu hijau dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pemprov DKI Jakarata beralasan lahan seluas enam hektar yang akan digunakan tersebut merupakan bagian dari Ruang Terbuka Hijau.
" Kalau buat deponya DKI tidak menyetujui, ya cari yang lain. Masa mau mundur?" tutur Direktur Utama (Dirut) PT Adhi Karya Kiswodarmawan usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, seperti dikutip Dream, Kamis, 3 Juni 2015.
Kiswodarmawan mengakui, pihaknya memang memperoleh alternatif lokasi depo yang diusulkan Gubernur Jawa Barat dan Walikota Depok. Kedua pimpinan daerah ini menawarkan lokasi membangun depo di wilayah yang mereka pimpin.
Sayangnya, hingga saat ini manajemen kontraktor pelat merah ini belum bisa memberi kepastian terkait tawaran tersebut.
Meski belum selesai dengan rencana lokasi depo, Kiswo memastikan jalur LRT Jabodetabek akan berjalan sesuai rancangan semula. Rencananya, jalur LRT akan melintas di pinggir jalan tol.
" Tetap jalur pakainya pinggir tol. Sudah dapat persetujuan Menteri Pekerjaan Umum," ungkapnya.
Pembangunan jalur tansportasi LRT akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah LRT jalur Bekasi Timur - Cawang dan Cibubur - Cawang - Dukuh Atas. Sementara LRT menuju Bogor akan dibangun pada tahap berikutnya.
Laporan: Kurnia Y Rahayu
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya