Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Diansyah Sukaman (Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Dream - Salah satu produk bank syariah yang ditawarkan kepada masyarakat adalah pembiayaan mikro untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Produk pembiayaan tanpa bunga itu dianggap paling cocok untuk mengembangkan bisnis pengusaha kecil.
Diansyah Sukaman, seorang pebisnis mukena Tatuis merasakan benar dampak dari modal yang diberikan lewat PT Bank Syariah Mandiri (BSM).
" Cocok banget karena berkeadilan," kata pria yang akrab dipanggil Dian, di Jakarta, Rabu 10 Mei 2017.
Menurut Dian pembiayaan syariah punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh kredit konvensional, yaitu bagi hasil. Baik pihak bang maupun penerima pembiayaan sangat bergantung kepada kondisi usaha yang dijalankan untuk bisa menikmati hasilnya.
" Kalau bank lain (konvensional), cicilanya tetap mau usaha naik atau turun. Kalau syariah, tergantung usaha. Masuk akal dengan usaha kita," kata dia.
Dian menceritakan, bisnis mukena yang dijalaninya pernah mendapatkan pembiayaan syariah dari BSM sekitar tiga tahun lalu. Kala itu, BSM mengucurkan pembiayaan sebesar Rp 400 juta kemudian naik menjadi Rp 600 juta pada pembiayaan berikutnya.
Tak disangka, bisnis yang dibangun Dian berkembang pesat. " Sekarang, (pembiayaan yang didapat) Rp2 miliar-Rp2,5 miliar," kata pria yang memegang urusan keuangan dan operasional Tatuis.
Pendiri Tatuis, Rina Kartina, mengatakan dia memang sengaja memilih bank syariah agar sejalan dengan bisnis mereka. Sejak awal, Rina ingin bisnisnya dikelola secara syariah mulai dari bank sampai industrinya.
" Menurut saya, perbankan syariah tidak kalah (dengan konvesional). Mudah-mudahan, berkah," kata Rina di London, Inggris, ketika dihubungi dengan videocall.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya