Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Vladirmir Putin Dan Para Pejabatnya
Dream - Lembaga pengawas keuangan Rusia mengaku telah membongkar 42 jaringan militan di dalam negeri yang memberikan pendanaan untuk kelompok teroris di dunia.
Sebanyak 30 jaringan disebutkan beroperasi di luar negeri.
Laporan tersebut disampaikan kepala Rosfinmonitoring kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin seperti dikutip Dream dari laman newsweek.com, Jumat, 11 Maret 2016.
Yuri Chikhanchin mengatakan lembaganya menganalisa tiga jenis investigasi. Pertama, petugas keamanan waspada penuh dengan jaringan kelompok militan yang mengumpulkan dana di dalam dan luar negeri.
Kedua, mereka mengidentifikasi akun bank militan yang saat ini terlibat di daerah-daerah yang dikuasai ISIS.
Dan terakhir, lembaga ini mencoba mematahkan bisnis-bisnis yang mendanai kelompok militan serta individu yang membantu mencuci uang mereka.
" Jika kita berbicara teroris, tahun lalu saja ada penambahan 1.500 orang daftar teroris baru," kata Yuri kepada Putin mengutip transkrip resmi dalam website Kremlin.
" Lebih dari 3.500 rekening tabungan telah dibekukan," kata Yuri tanpa menyebutkan dari kelompok mana atau terkait kelompok apa pendanaan itu.
Menurut Yuri, Rusia tengah memantau ketat aliran dana yang terkait Malta dan Turki dengan sangat intensif.
Keamanan Rusia sebelum lama ini mengklaim ribuan penduduk Rusia ikut berperang bersama ISIS di Irak dan Suriah. Penduduk dari Kaukasia Utara dan Asia Tengah juga menjadi perhatian.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya