Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jobplanet Menemukan Pekerjaan-pekerjaan Menjadi Favorit Para Wanita. Apa Saja?
Dream –Kiprah perempuan Indonesia di dunia kerja tak perlu diragukan lagi. Tak hanya jadi pegawai level staf, banyak perempuan di Tanah Air yang menduduki puncak pimpinan sebuah perusahaan.
Meski sudah berkembang, memang tak semua perusahaan membuka pintu lebar bagi pegawai perempuan.
Platform komunitas online yang menampilkan informasi seputar perusahaan dan dunia kerja, Jobplanet, menganalisis profesi yang paling banyak digeluti oleh perempuan di Indonesia. Dari segudang pilihan yang ada, tiga profesi menjadi favorit wanita sebagai titian karier.
Riset dilakukan berdasarkan survei yang dilakukan melalui situs Jobplanet.com sejak Januari 2017—Maret 2017 terhadap 55 ribu responden perempuan. Usia responden ini berada di kisaran 21 tahun—45 tahun. Responden ini merupakan pengguna Jobplanet dan karyawan dari berbagai profesi di industri yang tersebar di seluruh Indonesia.
“ Jobplanet menemukan sepuluh bidang profesi yang paling banyak digeluti oleh pekerja perempuan. Tiga bidang profesi teratas adalah bidang administrasi, marketing atau pemasaran, dan teknologi informasi (TI),” kata Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia, Kemas Antonius, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 18 April 2017.
Kemas mengatakan bidang profesi administrasi menduduki peringkat teratas dengan persentase 11,93 persen. Profesi yang masuk ke kelompok ini seperti sekretaris dan office manager.
Yang menjadi runner up adalah bidang marketing atau pemasaran dengan persentase 10,33 persen, misalnya pekerjaan sebagai marketing communication, riset pasar, dan pemasaran produk.
Posisi ketiga adalah TI dengan persentse 9,88 persen serta profesi TI yang paling banyak digeluti wanita adalah software engineer, desainer grafis, database administrator, dan sistem informasi.
Dia melanjutkan, posisi keempat ada sektor keuangan dan akuntansi dengan persentase 7,78 persen. Profesi di bidang keuangan dan akuntansi yang paling banyak menyerap karyawan perempuan antara lain akuntan, analis keuangan, dan auditor.
Di posisi kelima, ada bidang engineering atau teknik dengan persentase responden yang bekerja di bidang ini sebesar 7,44 persen.
“ Profesi di bidang engineering yang selama ini dipandang sebagai bidang yang didominasi oleh laki-laki, ternyata mulai terbuka dan menarik minat perempuan, di antaranya adalah profesi sebagai mechanical engineering, process engineering, dan electrical engineering,” kata dia.
Selanjutnya, apa lagi?
© Dream
Selanjutnya, Kemas mengatakan bidang layanan pelanggan atau customer service pun menarik minat perempuan untuk berkarier. Sebanyak 6,54 persen responden mengaku bekerja di bidang ini. Profesi bidang customer service yang menarik minat kaum hawa adalah staf bagian informasi dan penanganan di bidang keluhan pelanggan.
“ Ketujuh, ada sales dan penjualan dengan persentase 5,03 persen. Profesi di bidang sales antara lain, staf sales ritel, sales produk, dan account executive,” kata dia.
Kemas mengatakan bidang konsultasi pun digeluti oleh perempuan. Dikatakan dalam survei ini, sebanyak 2,36 persen responden bekerja di bidang ini dan bidang konsultasi menduduki peringkat kedelapan sebagai pekerjaan yang banyak digeluti wanita. Pekerjaan bidang konsultasn yang paling banyak digeluti perempuan antara lain konsultan humas atau public relations, psikolog, psikiater, konsultan pajak dan keuangan, serta konsultan bisnis.
Posisi kesembilan ada bidang human resources atau sumber daya manusia (SDM). Kemas mengatakan para perempuan yang menggeluti profesi di bidang SDM, antara lain bekerja sebagai staf atau manajer HRD perusahaan.
Posisi kesepuluh adalah bidang pendidikan dan pelatihan. Ada 1,25 persen responden yang bekerja di bidang ini. Beberapa profesi di bidang pendidikan yang menyerap tenaga kerja perempuan seperti dosen, guru sekolah, dan guru les privat.
“ Peran perempuan di dunia pendidikan juga tidak bisa diabaikan,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya