Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden AS, Barrack Obama
Dream - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengapresiasi tindakan pemerintah RI dalam menyikapi kondisi ekonomi yang belum stabil.
Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi bahkan mengungkapkan orang nomor satu AS ini memantau dengan dekat sejumlah paket kebijakan ekonomi yang baru dikeluarkan Indonesia.
" AS memantau dengan dekat paket-paket Kebijakan ekonomi yang baru saja diluncurkan oleh Presiden Jokowi, dan dari sejak awal Presiden baru saja memimpin Pemerintahan,” papar Retno seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Selasa, 27 Oktober 2015 .
Apresiasi pun disampaikan Obama saat mengapresiasi langkah pemerintah dalam mengalihkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kegiatan yang lebih strategis. Bahkan Obama menyimpan keinginan meningkatkan kerja sama ekonomi antarkedua negara.
" Presiden Obama meminta tim ekonomi kedua negara untuk duduk dan mengidentifikasi kerjasama-kerjasama ekonomi yang dapat dilakukan kedua negara, termasuk di bidang-bidang investasi dan juga perdagangan apa yang dihadapi oleh kedua negara sehingga dengan tim ekonomi duduk maka akan dapat dilihat, hubungan ekonomi mana yang dapat diperkuat, hambatannya apa, dan sebagainya," paparnya.
Dalam lawatannya kali ini, Retno menyampaikan kedua negara telah menandatangani 4 Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antar pemerintah yang dilakukan secara terpisah, yaitu kerjasama di bidang maritim, kerjasama di bidang energi, kerjasama di bidang pertahanan, dan kerjasama di bidang fuel alternatif.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya