Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak hari ini mulai mengaplikasikan transaksi pembayaran pajak secara elektronik melalui MiniATM. Metode pembayaran ini adalah salah satu program inisiatif strategis Ditjen Pajak untuk meningkatkan kemudahan dan memperbanyak akses pembayaran pajak.
Melalui inisiatif ini, Wajib Pajak (WP) dapat melakukan pembayaran pajak dengan men-swipe kartu debit di MiniATM berupa mesin Electronic Data Capture (EDC) yang memiliki menu khusus untuk pembayaran pajak secara elektronik.
" Pada tahap awal ini, Bank Persepsi yang bekerjasama dengan Ditjen Pajak menyediakan mesin EDC yang dapat digunakan sebagai MiniATM adalah Bank BRI dan Bank BNI," ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Mekar Satria Utama dalam keterangan persnya, Jumat, 23 Oktober 2015.
Dalam pembayaran pajak secara elektronik, Wajib Pajak cukup memasukkan Kode Billing ke MiniATM untuk melakukan pembayaran atas semua jenis pajak. Kode Billing pun dapat dibuat melalui berbagai channel, termasuk melalui laman pajak (www.sse.pajak.go.id), internet banking, ASP, dan SMS.
Seperti halnya pemesanan tiket kereta api, pesawat, ataupun hotel, Kode Billing adalah kode numerik informasi pembayaran yang dihasilkan oleh sistem Modul Penerimaan Negara Generasi Dua (MPN-G2).
Dalam pembayaran pajak, Kode Billing ini terdiri dari 15 digit angka yang dapat dibayarkan melalui berbagai channel pembayaran, di antaranya MiniATM, ATM reguler, Teller Bank/PosPersepsi, dan internet banking. Karena Kode Billing memiliki masa kedaluwarsa 48 jam, setelah melewati jangka waktu tersebut Kode Billing tidak dapat digunakan.
Namun para Wajib Pajak dapat membuat lagi Kode Billing tersebut, karena tidak ada pembatasan untuk pembuatan Kode Billing. " Dengan pembayaran pajak secara elektronik, Wajib Pajak dapat menunaikan kewajiban perpajakannya di mana saja dan kapan saja," tulis Mekar.
Pada tahap awal, fasilitas pembayaran pajak melalui MiniATM tersedia pada 15 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sebagai berikut:
1. KPP Pratama Jakarta Senen
2. KPP Pratama Jakarta Cengkareng
3. KPP Pratama Jakarta Setiabudi Satu
4. KPP Pratama Jakarta Jatinegara
5. KPP Pratama Jakarta Pluit
6. KPP Pratama Yogyakarta
7. KPP Pratama Sleman
8. KPP Pratama Surabaya Wonocolo
9. KPP Pratama Surabaya Tegalsari
10. KPP Pratama Surabaya Genteng
11. KPP Pratama Surabaya Gubeng
12. KPP Pratama Surabaya Pabean Cantikan
13. KPP Pratama Kepanjen
14. KPP Pratama Denpasar Timur
15. KPP Pratama Badung Selatan
" Dengan tersedianya sarana pembayaran pajak melalui MiniATM ini, diharapkan memberikan hasil yang positif sehingga dapat menjadi dasar bagi implementasi secara nasional di seluruh KPP dan dapat dipadukan dengan platform layanan lainnya seperti mobile tax unit," tandas Mekar.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan