6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Indeks bursa saham syariah kembali ke zona hijau setelah muncul sentimen positif dari bursa global dan regional. Aksi beli pun mulai muncul terutama pada saham-saham middle cap.
Keputusan The Fed menahan suku bunga acuannya memberi tenaga bagi bursa Asia bergerak menguat. Sentimen kenaikan harga minyak juga ikut mendorong laju bursa saham.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 17 Maret 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 3,827 poin ke level 156,994. Sementara Jakarta Islamic Index (JII) menguat 4,654 poin ke level 666,321.
Hingga 30 menit waktu perdagangan saham, kedua indeks acuan saham syariah ini terus melaju positif. ISSI masih menanjak 1,476 poin (0,95%) ke level 157,643. Sedangkan JII bertengger di level 668,809 atau naik 7,142 poin (1,08%).
Transaksi perdagangan saham syariah sudah mencapai Rp 827,29 miliar dengan 8,64 miliar saham berpindahatangn. Saat ini sudah 119 emiten penghuni ISSI yang bergerak menguat dan 29 lainnya masih tertekan aksi jual.
Investor terlihat aktif memburu saham-saham di sektor industri aneka yang naik 2,36 persen, pertambangan 1,59 persen, dan perdagangan 0,87 persen.
Geliat belanja pemodal asing juga mulai terlihat pagi ini. Asing sudah membukukan nett buy hingga Rp 200,28 miliar.
Sentimen positif juga mendorong rupiah kembali bergerak menguat terhadap dolar AS. Pagi ini rupiah naik 99 poin (0,75%) menjadi 13,167 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
