Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Berbagai cara dilakukan seorang karyawan untuk memberi kesan yang baik kepada atasan. Ada yang bekerja keras setiap hari, sementara yang lain membuat kontribusi besar.
Meski dua-duanya adalah penting untuk dilakukan, namun itu tidak cukup. Ada hal-hal lain yang bersifat personal yang perlu diperhatikan.
Seperti dikutip dari Gulf News, Minggu, 10 Januari 2016, berikut adalah beberapa poin yang perlu diingat ketika Anda ingin membangun citra di mata atasan Anda.
Selalu Membuat Kesan
Seorang karyawan mungkin bekerja seperti robot, tidak ada hal baru dan mengesankan terkait dengan pekerjaannya. Jika tetap demikian, karirnya bisa cepat berakhir meski dia telah bekerja dengan baik.
Sementara banyak rekan-rekannya berusaha mengembangkan diri secara profesional dengan pelatihan, pendidikan berkelanjutan dan proyek-proyek baru. Itulah sebabnya menjadi karyawan yang stagnan bisa merugikan.
Pekerjaan mereka tampak seperti sebuah rutinitas dan tidak mendapatkan banyak perhatian. Itulah mengapa penting untuk berinovasi, menggali cara-cara baru untuk meningkatkan atau setidaknya menemukan kembali bagaimana pekerjaan bisa dilakukan secara lebih efisien.
Hindari Konflik dan Politik Kantor
Selalu melihat masalah di kantor secara lebih menyeluruh. Pikirkan berapa banyak kerugian jika memilih bertengkar dengan rekan kerja? Cobalah tanyakan pada diri sendiri apakah bisa menghindari perselisihan dan kompromi di kantor, atau menyelesaikan solusi tanpa melibatkan atasan.
Karena waktu sangat berharga, hindari terlibat dengan isu-isu, masalah dan perbedaan pendapat dengan rekan kerja. Karena jika terlibat, kinerja Anda mungkin tak mendapat apresiasi dari atasan meskipun telah bekerja keras. Kadang-kadang masalah dibawa oleh orang lain dan Anda terlibat di dalamnya.
Dalam kasus ini, jalan terbaik adalah untuk menghindari situasi tersebut dan tidak melibatkan orang banyak. Jika diperlukan, tunjukkan fleksibilitas dan hindari menunjuk jari pada orang lain. Jangan sampai citra Anda ternoda dan Anda tidak melakukan apa-apa untuk mengatasinya.
Tonjolkan Diri dalam Bekerja
Anda perlu membuat pernyataan-pernyataan yang konstruktif tentang pengalaman kerja Anda. Dan ini harus dalam bentuk umpan balik sehingga atasan bisa memahami apa yang Anda kerjakan dan pikirkan.
Namun, Anda mungkin tidak selalu mendapatkan tanggapan langsung, baik positif atau negatif. Jika Anda merencanakannya dengan benar, Anda mungkin bisa mengatur jalan karier Anda sendiri. Misalnya Anda tiba-tiba mendapatkan kesempatan untuk menangani sebuah proyek untuk pertama kalinya secara mandiri.
Jika Anda ingin sering melihat hal itu terjadi, katakan kepada atasan. Katakan Anda sangat menikmati mengawasi proyek dari awal sampai akhir, membuat kolaborasi yang membutuhkan perhatian Anda, dan jangan malu untuk menonjolkan kontribusi yang telah Anda berikan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam