Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (http://msnbcmedia.msn.com/)
Dream - Sudah menjadi pengetahuan umum jika masyarakat enggan bersentuhan dengan bank karena biaya mahal dan urusan berbelit. Namun anggapan ini seperti perlahan mulai siran. Bank menyadari perlunya membuat lembaga keuangan murah.
Mengutip laman Saudigazette, Minggu, 8 Februari 2015, sejumlah perusahaan papan atas di India saat ini sedang dilanda demam mendirikan lembaga keuangan murah. Harapannya, jutaan penduduk negara ini perlahan mulai masuk ke sektor perbankan formal.
Perusahaan papan atas India, termasuk Reliance Industries dan Bharti Airtel, telah mengajukan izin untuk mendirikan bank-biaya rendah. Sebanyak 41 permohonan telah diserahkan untuk mendapat izin mendirikan bank.
Data Bank Sentral India (Reserve Bank of India-RBI) melaporkan 72 permohonan ditujukan untuk mendirikan bank dengan biaya rendah.
Dalam situs resminya, RBI mengatakan para lembahanya akan membentuk sebuah komite yang dipimpin mantan wakil gubernur RBI untuk mengevaluasi permohonan tersebut.
Skema tersebut didesain untuk memberi akses perbankan murah bagi warga di pedesaan dan juga bagi mereka yang hanya menginginkan layanan tabungan.
Yang paling menarik adalah bergabungnya pengusaha terkaya India Mukesh Ambani, pemilik Reliance Industries dalam industri perbankan murah. Bank yang akan didirikan Ambani merupakan usaha patungan dengan State Bank of India.
Pesaing Reliance di sektor telekomunikasi, Bharti Airtel, juga tak mau ketinggalan dengan mendirikan bank murah bersama Kotak Mahindra Bank yang berada di bawah Airtel M Commerce Services.
Sementara sayap perusahaan Mahindra & Mahindra, perusahaan informasi teknologi Tech Mahindra juga mendaftar untuk mendirikan bank. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya