Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BRI Syariah Saat Mengikuti IB Vaganza
Dream – PT BRI Syariah membukukan aset sebesar Rp28,51 triliun sepanjang tiga bulan pertama 2017. Aset tersebut naik 17,46 persen dibandingkan posisi sama setahun yang lalu Rp24,27 triliun.
“ Pencapaian kinerja BRI Syariah pada triwulan I 2017 secara umum masih sesuai dengan target perusahaan yang telah ditetapkan,” kata Direktur Utama BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis, 27 April 2017.
Hadi mengatakan kontribusi peningkatan aset anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) ini masih bertumpu pada penyaluran pembiayaan. Kuartal I 2017, BRI Syariah mencatat pembiayaan tersalurkan sebesar Rp17,98 triliun, naik 6,45 persen dibandingkan kuartal I 2016 sebesar Rp16,89 triliun.
“ Segmentasi pembiayaan yang menjadi fokus penyaluran masih berada di segmen mikro dan consumer, serta (BRI Syariah) tetap mendorong segmen lainnya untuk terus berkembang,” kata dia.
Dana pihak ketiga (DPK) BRI Syariah juga meningkat 13,45 persen year on year (yoy) menjadi Rp23,01 triliun pada kuartal I 2017. Rinciannya, tabungan meningkat 18,92 persen, giro 28,3 persen, dan deposito 10,8 persen secara yoy.
Untuk laba, lanjut Hadi, BRI Syariah mendapatkan Rp45,39 miliar pada triwulan I 2017. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BRI Syariah masih terjaga di angka 21,14 persen.
Dia melanjutkan, BRI Syariah membidik pembiayaan BUMN dan industri terkait sektor infrastruktur di tahun ini. Kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah pun menjadi sasaran.
Strategi bisnis lainnya adalah memodifikasi produk yang sudah ada atau meluncurkan produk baru.
“ Penggunaan teknologi terus dilakukan terhadap produk-produk yang telah ada untuk meningkatkan layanan terhadap nasabah. Peningkatan terhadap layanan haji terus dioptimalkan serta memberikan kemudahan akses bagi calon jamaah haji terkait Saudi Arabia Riyal (SAR) untuk kebutuhan selama menunaikan ibadah haji,” kata Hadi.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya