Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Uang Tunai.
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan peserta Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2017, termasuk anggota Kabinet Kerja dan kepala daerah, tentang adaptasi terhadap perkembangan dunia dan teknologi. Jokowi pun mencontohkan Tiongkok yang berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi.
Dia mengatakan di Tiongkok, teknologi pembayaran sudah maju. Tak hanya uang tunai dan kartu kredit, mereka pun menggunakan mobile banking untuk transaksi.
“ Coba liat Alibaba. Kalau ke Tiongkok, bayar cash ditertawakan. Pakai credit card sudah diketawain. Kalau mau masuk mall, ditanya credit or mobile. Jadi, pakai HP,” kata Jokowi di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Rabu 26 April 2017.
Presiden Jokowi memang ingin mengajak pemimpin daerah untuk berpikir jauh ke depan. Mantan gubernur DKI Jakarta itu mencontohkan Elon Musk yang menggagas transportasi futuristik hyperloop dan Tesla yang mengembangkan mobil listrik.
Ketika Indonesia masih berkutat di masalah pelabuhan dan jalan tol, mereka justru sudah memikirkan transportasi masa depan.
“ Saat ini, kita masih berpikir mengenai mengurus pelabuhan dan jalan tol. Mereka sudah berpikir ke mana-mana, berpikir ke arah masa depan yang fantastik,” kata dia.
Indonesia, kata Jokowi, bisa melakukan hal serupa asalkan bisa keluar dari rutinitas yang tidak produktif.
“ Kalau masih berputar-putar dengan rutinitas, berputar mengulang-ulang, sampai kapan kita mau ke sana? Ikutilah hal-hal seperti ini,” kata mantan wali kota Solo.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya