Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ternyata, Bukan Uang Yang Akan Membuatmu Lebih Baik.
Dream – Hampir semua orang ingin berbicara tentang betapa sibuk atau lelahnya mereka. Tetapi berbicara tentang hal-hal ini bukanlah ide yang bagus.
Namun, semua orang terus membicarakan tentang jadwal harian dan waktu tidur yang kurang.
Dikutip dari CNBC, Senin 23 Juli 2018, orang-orang ingin dianggap sebagai seseorang yang berharga. Mereka percaya orang yang berharga ini adalah orang yang punya banyak uang, ketenaran, dan rasa hormat.
Padahal, uang tidak melulu bisa membuatmu bahagia. Mengapa? Uang akan membuatmu tidak pernah puas dan cukup. Bahkan, uang bisa membuatmu lebih miskin, apalagi kalau bicara tentang nilai tukar.
Ada satu yang bisa membuatmu bahagia dan puas, yaitu waktu. Saat ini, banyak orang kurang puas karena merasa tak punya waktu yang cukup untuk beraktivitas.
Padahal, mereka bisa mencontoh Hawai dan Skandinavia. Negara-negara ini merupakan negara yang paling bahagia dan orang-orangnya paling puas. Mereka memiliki banyak waktu untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepuasaan hidup mereka.
Inilah alasan mengapa seseorang harus mendapatkan waktu untuk diri sendiri, keluarga, teman, dan orang-orang terdekat untuk lebih banyak mendapatkan kesejahteraan diri dan kepuasan hidup.
Dia juga sebaiknya mengeluarkan uang untuk menghemat waktu, misalnya naik angkutan umum.
Menurut studi ekstensif terhadap lebih dari 6 ribu individu, mereka yang menghabiskan uang untuk kegiatan menjadi lebih bahagia dan lebih puas.
" Orang-orang yang menghabiskan uang dengan cara yang memungkinkan mereka untuk memiliki lebih banyak waktu luang, menghasilkan kepuasan hidup yang lebih besar," kata professor di Harvard Business School, Ashley Whillans.
(ism, Laporan: Rahma Yultus)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya