Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Uang Elektronik Yang Terpotong Dua Kali Jadi Viral Di Jejaring Sosial. (Foto: Akun Facebook Rama Soegianto)
Dream – Belakangan ini, kasus saldo e-money berkurang dua kali saat membayar tarif Tol Cililitan, tengah ramai diperbincangkan. PT Jasa Marga Tbk (Persero) angkat bicara tentang kasus ini.
Cerita ini bermula dari keluhan seorang pemilik akun Facebook Rama Soegianto yang kesal karena saldo uang elektroniknya terpotong dua kali ketika melewati pintu tol.
“ Hati-hati buat pengguna jalan tol! Sering ngerasa saldonya berkurang 2X? Percuma ngadu ke Jasa Marga, di sistem mereka yang ancur. Nggak bakal kedeteksi kalau saldo berkurang 2X pas lewatin pintu tol!” tulis Rama di status Facebooknya pada 10 Februari 2018 lalu.
Kesal saldonya terpotong dua kali, Rama mencoba meminta penjelasan dari petugas tol. Si petugas bersikukuh saldo e-Money takkan mungkin terpotong dua kali. Rama diminta pergi ke kantor untuk membuktikan perkataannya.
“ Saya disuruh naik ke kantor buat buktiin dan benar di sistem mereka, Cuma kedeteksi 1x,!” tulis dia sambil mengumpat.
Rama pergi ke ATM bank untuk mencetak mutasi saldo e-money. Benar saja saldonya berkurang dua kali. Keesokan harinya, dia pergi ke kantor Jasa Marga untuk mencari jawaban.
“ Yang saya heran kok bisa beda antara mutasi e-money sama sistem Jasa Marga yang masih payah?! Kok bisa pintu gerbang kebuka sekali, saldo berkurang 2x?! Ngotot pula itu petugas tol di lapangan!!” tulis dia.
© Saldo uang elektronik berkurang dua kali.
AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengatakam perusahaan pelat merah dan PT Bank Mandiri Tbk (Persero) telah berkoordinasi tentang transaksi ganda yang dilakukan Rama di gerbang tol Cililtan.
Heru mengatakan bank penerbit e-money telah mengembalikan saldo pengguna tol. “ Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata Heru di Jakarta.
Sementara itu, Head of Corporate Communication Bank Mandiri, Maristella Tri Haryanti menjelaskan perusahaan dan Jasa Marga telah menyelesaikan permasalahan ini. “ Saldo yang terpotong dua kali (telah) kami kembalikan,” ujar Maristella.
Untuk mencegah double transaksi, Maristella mengimbau pengguna kartu uang elektronik yang akan melakukan pembayaran tol, sebaiknya tidak mengubah, menggeser atau menarik kartu selama transaksi belum selesai atau gate belum terbuka.
Apabila mengalami transaksi ganda, pengguna dapat melakukan pengecekan melalui ATM dengan cara, memilih menu uang elektronik/e-money pada mesin ATM. Kemudian, pilih cetak history transaksi dan meletakkan e-money di reader ATM. Setelah itu, pengguna dapat menyampaikan keluhan beserta kartu dan history transaksi tersebut ke kantor bank penerbit terdekat.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya