Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Awal Agustus 2016, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi World Islamic Economic Forum (WIEF). Dalam ajang ini, Indonesia tengah merancang misi khusu. Pemerintah akan gencar memperkenalkan wisata halal kepada dunia.
Dilansir dari situs setkab.go.id, Kamis 21 Juli 2016, Menteri Keuangan, Bambang P. S. Brodjonegoro, mengatakan WIEF 2016 mengusung tema " Decentralizing Growth, Empowering Future Business" yang membahas ekonomi syariah, baik sektor keuangan maupun sektor riil. Untuk sektor riil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta ada promosi besar-besaran di fesyen muslim dan desain.
" (Tak hanya fesyen,) selain halal products, kami juga akan mulai perkenalkan halal tourism atau moslem friendly tourism," kata Bambang di Jakarta.
Sekadar informasi, acara WIEF ke-12 ini akan digelar pada 2-4 Agustus 2016 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Rencananya, acara ini akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Acara ini akan dihadiri sekitar 2.500 peserta dari 60 negara, dari level pimpinan negara/pemerintahan, menteri, pimpinan perusahaan multinasional, akademisi, kemudian seniman, para pelaku usaha UKM, para pelaku usaha muda, dana juga tokoh masyarakat.
Pemerintah mengaku sudah mendapat konfirmasi kehadiran empat kepala negara atau kepala pemerintahan dari negara-negara sahabat, yaitu PM Malaysia Datuk Najib Tun Razak, Presiden Republik Gunea di Afrika, Alpha Conde’, Perdana Menteri Srilangka, Ranil Wickremesinghe, dan Presiden Tajikistan, Emomali Rahmon.
" Ada leaders forum yang akan melibatkan tentunya pimpinan negara atau pimpinan pemerintahan, ada panel menteri, ada eksibisi/pameran baik pameran bisnis, ada sesi-sesi yang terkait dengan seminar, ada sesi-sesi yang bersifat lebih kepada workshop atau pelatihan," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya