Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Olahraga jadi salah satu kunci menjaga kesehatan. Tak hanya itu, olahraga ternyata bisa bikin kita panjang umur dan mencegah penuaan.
Diambil dari penelitian yang dipublikasikan British Journal of Sport and Medicine, meski tak semua, ada olahraga yang membuat umur lebih panjang. Penelitian ini melibatkan 80 ibu orang di Inggris dan Skotlandia, responden diminta menjawab pertanyaan tentang akivitas mulai 1994-2008.
Dari hasil penelitian, mereka yang rutin berolahraga tenis, renang, dan aerobik memiliki umur lebih panjang sedangkan yang berolahraga menggunakan raket seperti tenis dan bulu tangkis mempunyai risiko 47 persen lebih rendah dibandingkan yang sama sekali tidak berolahraga.
Orang yang rutin berenang mempunyai 28 persen dan aerobik berkisar 27 persen risiko meninggal cepat lebih rendah dibanding yang tidak olahraga.

Sedangkan orang yang melakukan semua olahraga dalam jangka waktu 150 menit dalam sepekan, mempunyai 44 persen risiko kematian lebih rendah dibanding yang tidak.
Bagaimana dengan olahraga di luar tiga jenis tersebut, ternyata juga mempunyai risiko yang lebih rendah. Olahraga sepeda mempunyai risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan tidak olahraga.
Mencermati hasil penelitian ini, peneliti utama dari UKK Institute for Health Promotion Research Finlandia Pekka Oja mengatakan bukan berarti olahraga satu lebih baik daripada yang lain.
Penting dicermati, kata Oja, orang yang rutin berolahraga mempunyai risiko kematian yang lebih rendah.
Sahabat Dream, semua olahraga pada intinya bermanfaat bagi kesehatan. Seperti Larutan Penyegar Cap Badak yang juga baik untuk kesehatan tubuh kita.
Terbuat dari bahan herbal alami seperti Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar, mineral ini mampu mengatasi panas dalam dan gejalanya. Diproses dengan teknologi modern dari Jerman, cairan ini tidak berwarna dan terasa pahit saat dikonsumsi.

Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari