Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Topokki. (Source: Shutterstock)
Dream - Semakin banyak orang yang mengagumi budaya Korea. Mulai dari penampilan hingga makanan khasnya. Salah satu makanan Korea yang banyak disukai di Indonesia adalah Tteokbokki atau topokki.
Topokki sendiri merupakan potongan kue beras kenyal, kue ikan, serta telur rebus yang dilengkapi dengan saus pedas. Kamu bisa menemukannya dengan mudah dalam bentuk instan atau yang sudah dimasak.
Kalori topokki cukup tinggi. Berdasarkan Nutrition Value, 250 gram topokki mengandung 330 kalori yang terdiri dari 59 persen karbohidrat, 28 persen lemak, dan 13 persen protein.
Kandungan lemak total pada topokki juga tidak kalah tinggi yaitu sebesar 10 gram. Lemak jenuhnya sebesar 2,3 gram dan kolesterolnya sebesar 15 miligram.
Serat makanannya hanya sebesar 2,5 gram, proteinnya 9,8 gram, dan natriumnya sebesar 493 miligram. Ternyata ada manfaat mengonsumsi topokki dilansir dari Sehatq.com.
Kamu bisa mengonsumsi topokki jika ingin memenuhi kebutuhan karbohidrat. Topokki terbuat dari beras, sehingga sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan energi harian.
Pastikan jumlah yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan agar tidak berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan.
Sumber protein

Topokki juga mengandung protein yang didapatkan dari bahan dasar ikan. Kamu bisa mengonsumsinya untuk membantu meningkatkan kesehatan serta membangun otot, menunda lapar, serta menambah energi.
Walaupun tidak terlalu banyak, namun kandungan serat dalam topokki bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan serta membantu penyerapan nutrisi.
Sumber zat besi
Penderita anemia bisa sesekali mengonsumsi topokki untuk meningkatkan produksi hemoglobin. Zat besi pada topokki juga bisa membantu pembentukan otot saat ingin menurunkan berat badan.
Dream - Kimbab Family jadi salah satu channel favorit di YouTube yang berisi seputar aktivitas keluarga seru di Korea Selatan. Appa Jay yang seorang warga negara Korea, menikah dengan Mama Gina yang merupkan orang asli Bandung, Indonesia.
Pasangan beda negara ini memiliki tiga anak yang menggemaskan. Dalam salah satu tayangan di YouTube yang baru saja diunggah, keluarga ini menampilkan menu sarapan khas Korea favorit mereka.
Rupanya di Korea, sarapan berisi cukup banyak menu sayuran. Seperti toge rebu, bayam rebus, kimchi dan juga kacang kedelai hitam yang ditumis. Untuk sumber proteinnya berasal dari telur gulung, telur puyuh dan juga tumis oden.

" Sekarang saya siapin banchannya. Banchan itu kaya temen nasi. Biasanya orang Korea bikin banyak, terus disimpen di kotak, disimpen di kulkas. Kalau makan tinggal dikeluarin," kata Mama Gina, dikutip dari YouTube Kimbab Family.
Banchan tersebut akan disajikan dalam piring kecil dan jadi lauk pendamping nasi. Banchan biasanya berupa kimchi atau ikan teri serta rumput laut. Menu sarapan orang Korea ternyata sangat kaya serat dan bergizi. Tentunya disajikan dengan nasi hangat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya