5 Jenis Tanaman yang Bisa Berefek Buruk Buat Hewan Peliharaan di Rumah

Reporter : Cynthia Amanda Male
Jumat, 4 Desember 2020 18:33
5 Jenis Tanaman yang Bisa Berefek Buruk Buat Hewan Peliharaan di Rumah
Jangan sampai peliharaanmu memakannya.

Dream - Menanam tanaman hias di dalam rumah tak hanya membuat suasana hati menjadi lebih baik tapi juga akan bermanfaat bagi kesehatan.Tapi, manfaat tersebut tidak berlaku bagi hewan.

Beberapa tanaman hias ternyata dapat berdampak buruk bagi hewan peliharaan. Ada yang menyebabkan gangguan pencernaan, iritasi kulit, bahkan kematian.

Hewan peliharaanmu tidak bisa membedakan mana tanaman yang baik untuk mereka dan yang tidak. Jadi, kamu perlu menjauhkan beberapa jenis tanaman hias dari hewan peliharaanmu.

Dilansir dari Reader's Digest, berikut jenis tanaman hias yang dapat berdampak buruk bagi hewan peliharaan.

1 dari 3 halaman

Lily

Lily© Pexels.com
Lily merupakan tanaman hias yang berbunga dan sangat mudah dirawat di dalam maupun luar ruangan. Meski memiliki bunga yang sangat indah, namun dapat berbahaya bagi kucing.

Menurut Veterinarian Shelly Zacharias, lily mengandung oxalate crystals yang buruk bagi kesehatan ginjal pada hewan peliharaan.

Jika hewan peliharaanmu menelannya, bawalah ke dokter agar bisa dimuntahkan kembali dan diberikan perawatan pencegahan efek buruk lanjutan.

Gantilah lily dengan anggrek putih yang tidak berbahaya bagi hewan peliharaan dan tidak terlalu sulit dirawat.

Alokasia

Jika menyukai tanaman aroid, mungkin kamu telah mengoleksi beberapa jenis alokasia.

Walaupun bentuk tanamannya sangat unik, namun alokasia mengandung calcium oxalate yang dapat menyebabkan gangguan pada ginjal hewan peliharaanmu.

Bawalah hewan peliharaan ke dokter jika memakan tanaman alokasia. Kamu bisa menggantinya dengan calathea medallion yang lebih aman untuk kucingmu dan tidak membutuhkan perawatan intens.

2 dari 3 halaman

Jade plant

Walaupun tidak membutuhkan perawatan intens dan memiliki tekstur daun yang tebal serta licin, namun jade plant dapat menyebabkan gejala neurologis seperti depresi.

Pergilah ke dokter hewan jika hewan peliharaanmu memakan jade plant. Apalagi, jika sudah muntah-muntah dan sempoyongan.

Gantilah jade plant dengan sejenis sukulen seperti haworthia retusa yang memiliki kemiripan struktur.

Devil's ivy

Devil's Ivy© Pexels.com
Devil's ivy atau yang bisa disebut photos dan sirih gading ini sangat mudah dirawat.

Kamu bisa merawatnya dengan berbagai media tanam dan tidak perlu meletakkannya di tempat yang kaya akan sinar matahari.

Meski begitu, tanaman  ini mengandung calcium oxalate yang dapat menyebabkan iritasi pada mulut, tenggorokan, lidah serta bibir.

Bahkan, hewan peliharaanmu bisa merasakan sensasi terbakar, muntah serta kesulitan mencerna makanan.

Jika hewan peliharaanmu muntah setelah memakan tanaman ini, segera bawa ke dokter. Jika matanya terdampak, basuh dengan air.

Mandikan kucingmu jika kulitnya mulai terdampak. Gantilah tanaman ini dengan jenis pilea seperti peperomioides agar lebih aman untuk hewan peliharaanmu.

3 dari 3 halaman

Lidah mertua

Lidah Mertua© Pexels.com
Selain sirih gading, lidah mertua juga merupakan tanaman yang sangat sering dimiliki oleh pecinta tanaman dalam maupun luar ruangan.

Kemampuannya untuk membersihkan udara dan perawatan yang mudah menjadi alasan mengapa tanaman ini banyak diminati.

Tapi, lidah mertua mengandung bahan kimia saponin yang dapat menyebabkan kucing mual, muntah dan diare jika termakan.

Konsultasikan pada dokter hewan jika kucingmu mulai menunjukkan gejala muntah-muntah setelah memakan lidah mertua. Ganti tanamannya dengan caeroba yang mirip dengan lidah mertua.

(Sumber: Reader's Digest)

Beri Komentar