7 Bahan Dasar Parfum untuk Meningkatkan Mood Jadi Lebih Baik

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 5 Agustus 2021 14:47
7 Bahan Dasar Parfum untuk Meningkatkan Mood Jadi Lebih Baik
Walau kerja dari rumah, tapi nggak ada salahnya wangi tiap saat, kan?

Dream – Memperbaiki mood yang sedang berantakan tidak hanya bisa dilakukan dengan mengubah penampilan atau melahap makanan tertentu. Sahabat Dream juga bisa mencoba berbagai aroma yang diyakini bisa memengaruhi situasi hati dan pikiran selama berkegiatan.

Jika aroma tak sedap kamu hirup terus-terusan, pasti pikiran langsung buyar dan aktivitas jadi tertunda. Aroma tak sedap itu bisa dari mana saja.

Sebaliknya, jika kamu menghirup aroma segar dan wangi, mood Sahabat Dream bisa ikutan berubah. Kamu bisa mendapatkan aroma itu dengan menggunakan parfum pada tubuh supaya tetap terjaga kesegarannya.

Keharuman tubuh juga bisa meninggalkan kesan tertentu pada orang lain lho. Wah, ini pasti sangat menyenangkan. 

Dilansir dari Vogue, parfum yang baik tidak hanya soal harum, tetapi bagaimana itu membuat kamu merasakan sesuatu, emosi yang ditimbulkan, dan kenangan yang kembali muncul.

Hal ini tidak bergantung pada kemasan atau periklanan, tetapi bergantung pada sains.

“ Aroma memiliki kemampuan untuk mengubah emosi dan suasana hati lebih dari pengalaman sensorik lainnya,” ujar dr Rachel Herz, ahli saraf dan penulis The Scent of Desire.

“ Hal ini terjadi karena koneksi unik di otak, di mana aroma, emosi, memori, dan asosiasi diproses,” jelasnya lagi.

Ilustrasi© shutterstock

Maka dari itu, wewangian yang baik dapat mengarahkan dan menargetkan emosi ini. Seperti cendana, menimbulkan perasaan tenang, sementara yang lain seperti vanila mungkin membuat kamu merasa hangat.

Memahami aroma mana yang memunculkan perasaan merupakan cara yang bagus untuk mengetahui wewangian mana yang akan dikenakan ke suatu acara.

Misalnya, Spritz Bergamot sebelum kamu memulai hari atau Jasmine sebelum kamu rapat.

Maxime Garcia-Janin, pendiri Sillages Paris, salah satu perusahaan parfum yang menetapkan wewangian mana yang paling cocok untuk kamu bergantung pada perasaan apa yang ingin kamu bangkitkan saat itu.

1 dari 4 halaman

Vanila

Diambil dari polong tanaman seperti anggrek, vanila secara tradisional dipandang sebagai afrodisiak yaitu sebuah gagasan yang berasal dari cerita rakyat Totonac.

Baik alami atau sintetis, vanila merupakan bahan utama pembuat parfum dan paling sering ditemukan dalam parfum yang lebih manis. Vanila sering digambarkan sebagai 'emas hitam' oleh pembuat parfum. Aromanya yang terasa hangat dan manis akan membantu kamu rileks.

Dirancang untuk membuat penggunanya merasa sensual, oleskan parfum berbahan dasar vanila sebelum kencan untuk meningkatkan kekuatan rayuanmu.

Ilustrasi© shutterstock

Bergamot

Jeruk bergamot tumbuh di pohon kecil yang mekar di musim dingin. Meskipun rasanya sangat asam dan pahit, jeruk bergamot sering digunakan dalam parfum karena aromanya yang lebih manis dengan sedikit rempah-rempah.

“ Bergamot merupakan salah satu jeruk favorit pembuat parfum karena aromanya sangat kompleks dengan sentuhan teh earl grey,” ujar Janin.

“ Segar dan berkilau sehingga sempurna ketika kamu membutuhkan suntikan energi untuk mengembalikan pikiran positif,” katanya.

Jenis jeruk ini juga populer sebagai aromaterapi. Minyak esensial bergamot dapat digunakan untuk membantu mengatasi depresi dan kecemasan. 

2 dari 4 halaman

Kayu Cendana

Diekstrak dari tanaman parasit yang tumbuh di pohon, kayu cendana digunakan selama berabad-abad oleh orang Arab kuno sebagai bahan dasar dupa. Kayu cendana juga digunakan dalam banyak tradisi spiritual di India.

“ Kayu langka ini merupakan yang paling lembut, dengan aroma kayu, susu, dan menenangkan,” ujar Janin lagi. “ Hal ini dikenal di Asia untuk membawa keseimbangan dan harmoni pada pikiran dan mengembalikan fokus.”

Dirancang karena kualitasnya yang menenangkan dan kemampuannya untuk membantu meditasi dan menenangkan saraf.

Ilustrasi© shutterstock

Jasmine atau melati

Ada lebih dari 200 spesies melati, salah satunya jasminum grandiflorum yang ditanam Chanel di ladang di Grasse, Prancis.

“ Jasmine dianggap sebagai salah satu bahan utama dalam palet parfum. Kamu membutuhkan satu ton bunga yang dipetik untuk mengekstrak satu liter minyak esensial, jadi bahan ini merupakan salah satu yang paling mahal dalam parfum,” tutur Janin.

“ Aroma melati bisa menjadi parfum tersendiri karena segar, lembut, dan mewah. Ini sempurna untuk meningkatkan kepercayaan diri sebelum pertemuan penting,” tegasnya.

Terkenal dengan rasa yang memabukkan, parfum melati memungkinkan kamu untuk memancarkan kepercayaan diri dan daya pikat yang tinggi.

Simpan untuk acara-acara khusus atau semprotkan setiap hari sebelum pergi.

3 dari 4 halaman

Musk putih

Musk telah digunakan pembuat parfum dari berbagai generasi. Musk pertama kali diambil dari sekresi kelenjar seks rusa Tibet.

Namun, kini digunakan dalam bentuk sintetis untuk memberikan kesegaran, sambil mempertahankan aroma bahan lain pada kulit.

" Bahan sintetis ini menciptakan kembali aroma kulit bersih, seolah-olah kamu baru saja keluar dari kamar mandi," jelas Janin.

“ Ringan dan lembut. Ini merupakan bahan utama perasaan-baik untuk membuat kamu merasa tenang dan tidak terlalu cemas,” ungkapnya.

Dirancang untuk membuat pikiran optimis yang bersih, segar, dan menginspirasi. Parfum berbahan dasar musk sangat cocok untuk dipakai sehari-hari, kapanpun dan di manapun.

Ilustrasi© shutterstock

Lada merah muda

Diambil dari pohon lada yang umum di Brasil dan Peru, lada merah muda sering digunakan dalam parfum untuk menambah kesegaran dan unsur rempah-rempah.

Aromanya pedas dan lebih halus dari lada hitam, ketika kamu menciumnya, seolah-olah kamu sedang mencium udara segar laut.

Membayangkan gambar laut dan alam bebas, semprotkan aroma lada merah muda saat kamu merasa ingin dekat dengan alam.

4 dari 4 halaman

Almond

Lebih nutier dari vanilla, tetapi dengan rasa manis yang sama. Almond merupakan bahan yang populer untuk parfum, meskipun sebagian besar menggunakan alternatif sintetis.

" Dalam parfum, kami menggunakan kernel aprikot untuk menciptakan kembali aroma almond,” kata Janin.

“ Ini seperti susu, manis, dan membawa banyak kelembutan pada aromanya. Ini juga dianggap sebagai salah satu aroma khas masa kanak-kanak, jadi sangat cocok untuk membawamu kembali ke masa lalu,” jelasnya lagi.

Dirancang untuk bernostalgia dan menenangkan, parfum berbahan dasar almond merupakan cara yang baik untuk mengangkat semangat jika kamu merasa sedih.

Apakah kamu sudah memilih bahan dasar parfum yang kamu suka? Jangan lupa, tetap sesuaikan dengan kebutuhanmu ya Sahabat Dream.

Laporan: Angela Irena Mihardja

Beri Komentar