Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Orang tua yang memiliki anak yang cenderung menjadi pemilih makanan atau picky eater harus hati-hati.
Seperti dikutip dari Arab News, Minggu 9 Agustus 2015, sebuah penelitian baru menunjukkan anak yang picky eater lebih mungkin memiliki gangguan emosional yang harus diperiksakan.
Anak-anak usia pra-sekolah yang sangat selektif tentang apa yang mereka makan dan bahkan tidak suka berada dekat dengan makanan tertentu, menandakan bahwa mereka mengalami kecemasan atau depresi.
Tapi hanya tiga persen dari anak-anak yang diteliti memiliki sifat pemilih yang ekstrem tersebut.
Sementara sekitar 18 persen anak-anak memiliki sifat pemilih yang moderat alias tidak terlalu parah. Ini adalah anak-anak yang hanya akan makan beberapa jenis makanan.
Sedangkan anak-anak dengan tingkat keparahan hampir dua kali lipat daripada yang lain akan mengembangkan gejala kecemasan dalam waktu dua tahun.
"Pemilih makanan pada umumnya, termasuk anak-anak yang menolak makan sayuran mereka, kemungkinan hanya tidak suka seperti normalnya anak yang lain," kata spesialis gangguan makan Nancy Zucker, penulis utama dan Profesor Psikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas Duke.
Mereka adalah tipe anak-anak yang biasanya bisa mengatasi sifat pilih-pilih makanan pada saat dewasa.
Zucker mengatakan anak-anak dengan sifat pemilih moderat mungkin lebih mungkin untuk mengatasi masalah daripada kelompok yang parah, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?