Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Buang angin berkali-kali tentu saja membuat tidak nyaman. Perut terasa kembung dan angin keluar terus-menerus. Belum lagi jika mengeluarkan aroma yang tidak sedap.
Buang angin disebabkan karena banyaknya kandungan gas di dalam perut. Munculnya gas berasal dari pembentukan asam lambung berlebih akibat telat makan atau banyak mengonsumsi makanan yang memicu pembentukan gas.
Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan perutmu jadi terlalu penuh dengan gas. Apa saja?
Menelan banyak udara
Kamu bisa menelan udara terlalu banyak saat mengunyah permen karet. Udara yang masuk ini kemudian dikeluarkan melalui dua cara yaitu bersendawa atau kentut.
Konsumsi kubis
Banyak mengonsumsi sayuran berjenis cruciferous, seperti kembang kol, brokoli, atau kubis, bisa menimbulkan banyak gas di perut. Pastikan makan sayuran tersebut secukupnya dan tidak berlebihan.
Terlalu banyak konsumsi produk susu
Susu yang tidak tercerna dengan baik akan menciptakan pembentukan gas yang berakhir dengan seringnya buang angin. Hal ini juga dipengaruhi usia. Enzim tubuh yang bisa mengolah susu bakal cenderung berkurang saat umur bertambah.
Karbohidrat berlebihan
Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat bisa membuat sisa kandungannya tak tercerna dengan baik. Hal ini bisa menghasilkan limbah tempat bertumbuhnya bakteri penyebab buang angin. Untuk itu jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi.
Konsumsi soda
Soda mengandung pemanis buatan seperti sorbitol atau xylitol yang tak terserap tubuh dengan baik. Pada akhirnya, zat ini menjadi makanan bagi bakteri di usus yang membuat produksi gas bertambah banyak.
Laporan: Rizky Wahyu Permana/ Merdeka.com
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya


Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking