Heboh, 12 Ribu Batu Empedu `Bersarang` di Tubuh Wanita

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 1 Desember 2015 09:43
Heboh, 12 Ribu Batu Empedu `Bersarang` di Tubuh Wanita
Jumlah batu dalam tubuh Minati melampaui jumlah batu pada kasus sama di Jerman pada 1983.

Dream - Sebuah kondisi langka dialami seorang wanita asal Kolkata, India, Minati Mondal, 51 tahun. Di dalam tubuh wanita ini ditemukan hampir 12.000 batu empedu. Dokter yang memeriksanya sangat terkejut.

Awalnya, Minati mengeluh sakit perut. Setelah diperiksa, kadar asam di lambungnya begitu tinggi sehingga dia harus dirawat di Rumah Sakit Debdoot Sevayan di Kolkata.

Dokter kemudian memeriksa Minati dengan alat pemindai. Saat pemeriksaan itu, dokter menemukan banyak sekali batu empedu.

Minati lalu menjalani operasi untuk mengeluarkan batu-batu empedu itu. Dokter terkejut ketika mendapati ada 12.000 batu yang dikeluarkan dari tubuh wanita itu.

Minati ternyata telah memecahkan rekor penemuan batu empedu dalam tubuh manusia. Sebelum Minati, jumlah terbanyak batu empedu yang ditemukan dalam tubuh adalah 3.110 biji pada pasien Jerman pada 1983.

Minati menjalani operasi selama satu jam dengan laparoskopi. Prosedur ini hanya memerlukan sayatan lubang kecil untuk mengakses bagian dalam perut dan panggul pasien.

Ahli bedah pencernaan RS Debdoot Sevayan, Dr Makhan Lala Saha mengatakan dia sudah mengantisipasi jika harus mengeluarkan batu empedu dalam jumlah banyak.

" Saya tidak pernah menduga kantung empedu bisa menampung begitu banyak batu," kata Dr Saha.

" Asisten saya butuh empat jam untuk menghitung jumlah batu yang ukurannya antara 2 dan 5 milimeter. Kami butuh waktu 50 menit untuk mengeluarkan batu-batu dari empedu Minati."

Dr Saha telah menghubungi Royal College of Patolog di London untuk menawarkan spesimen Minati untuk disimpan di museum.

(Ism, Sumber: metro.co.uk) 

1 dari 4 halaman

Hati-hati! Ini Kosmetik Berbahaya Buatan Depok & Bekasi

Dream - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) merilis 30 merek kosmetik berbahan baku kimia berbahaya. Menurut Kepala BPOM Roy Sparringga, puluhan kosmetik berbahaya tersebut ditemukan selama rentang Oktober 2014 hingga September 2015.

" Kosmetik dengan bahan berbahaya ini berasal dari 13 jenis kosmetik produksi luar negeri dan 17 kosmetik produksi dalam negeri," ujarnya di Balai Kartini, Jakarta, Senin, 30 November 2015.

Dari temuan yang diperoleh BPOM, beberapa kosmetik berbahaya diketahui merupakan produk Tiongkok. Produk tersebut dilaporkan mengandung bahan berbahaya berjenis Rhodamine B (berkode merah K10).

Beberepa merek yang mengandung bahan tersebut, yaitu, MUKKA 12 colors eyeshadow 02,MUKKA Blush on 02MUKKA Blush on 03MUKKA 6 Colors Eyeshadow 01, MUKKA Blush On 01MUKKA Blush On 04MUKKA Lip Gloss 05MUKKA Lip Gloss 09MUKKA Eyepalette,MUKKA Lip Gloss 10MUKKA 6 Colors Eyeshadow 02, dan BEAUVRYS Color Cream 5.

Selain produk Tiongkok, BPOM juga menemukan beberapa pemulas bibir yang mengandung bahan pewarna merah K3. Beberapa produk lokal didapati berasal dari Depok dan mengandung bahan pigmen berbahaya ini.

Merek kosmetik berbahaya dari Depok tersebut adalah RENY Lipstick 02RENY Lipstick 03,RENY Lipstick 04RENY Lipstick 05RENY Lipstick 06RENY Lipstick 07RENY Lipstick 08,RENY Lipstick 09RENY Lipstick 10RENY Lipstick 11, dan RENY Lipstick 12.

Terakhir, BPOM melaporkan temuan produk yang berasal berasal dari Tangerang dan Bekasi seperti Avione Ls Excelent 793 Sun Kissed CoralAvione Lipstick Xp 313, dan Avione Glamour Lipstick Red River 202

Menurut BPOM, beberapa krim wajah pun didapati mengandung bahan berbahaya jenis asam retinoat dan merkuri. Krim bermerek dagang Dest Skin Cream Malam Gold dan Been Pink Whitening Night Cream masing-masing mengadung dua bahan bahaya tersebut.

2 dari 4 halaman

Ini Efek Panjang Zat Berbahaya dalam Kosmetik Anda

Dream - Bahan kimia berbahaya yang terkandung dalam kosmetik dipastikan merugikan kesehatan. Penelitian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menghasilkan, masih banyak produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya seperti pewarna merah K3 dan K10, asam retinoatmerkuri, dan hidrokinon.

" Bahan-bahan ini berbahaya dan memberikan efek berkepanjangan bagi kesehatan penggunanya," papar Kepala BPOM Roy Sparringa di Balai Kartini, Jakarta, kemarin. 

Roy menjelaskan, bahan pewarna merah K3 dan K10 bersifat karsinogenik (mengendap) dan dapat menimbulkan kelainan pada fungsi hati. Pewarna merah K3 dan K10 ini biasanya disalahgunakan untuk produk kosmetik seperti eye shadowlipstick, dan perona pipi.

Adapun kandungan hidrokinon yang biasanya dicampurkan dalam pemutih dan pencerah kulit dapat menyebabkan iritasi. Selain itu, bahan ini juga dapat menimbulkan warna kehitaman pada kulit (ochronosis) yang tidak dapat dipulihkan.

Melihat masih maraknya penggunaan bahan berbahaya itu Roy mengimbau agar masyarakat membeli alat kecantikan pada tempat-tempat resmi. Dia juga berharap masyarakat mewaspadai penjualan alat kosmetik secara online.

" Kami menemukan bahan berbahaya pada kosmetik ini biasa dijual secara online. Dan biasanya (penjualannya-red) menyasar pada masyarakat menengah ke bawah," pungkasnya. (Ism) 

3 dari 4 halaman

Wanita Ini Lebih Cinta Lensa Kontak Ketimbang Suaminya

Dream - Seorang wanita Saudi ternyata lebih cinta lensa kontak matanya ketimbang suaminya. Wanita itu memilih cerai dari suami yang menyuruh melepas lensa kontak mata yang dipakainya.

Suaminya, yang juga seorang Saudi, mengatakan kepada istrinya untuk melepas lensa kontak matanya dan tidak menggunakannya lagi. Padahal mereka baru sebulan menikah di ibukota Arab Saudi, Riyadh.

Namun sang istri menolak permintaan suaminya dan meminta cerai dengan alasan tidak ingin punya pasangan yang cerewet.

" Wanita itu menganggap suaminya sebagai pria yang cerewet dan bersikeras minta cerai," tulis surat kabar Arab Saudi, Sada, dikutip Dream dari emirates247.com tanpa menyebutkan identitas pasangan suami istri tersebut.

" Sementara sang suami menganggap istrinya sebagai wanita yang lebih suka keindahan buatan dan perlu belajar bagaimana menjalankan tugas sebagai istri yang baik. Dia menerima permintaan istrinya dan menceraikannya."

Sumber: Emirates247

4 dari 4 halaman

9 Penyebab Bibir Menjadi Hitam

Dream - Bibir sehat dan merona memang menjadi salah satu penunjang penampilan. Namun karena beberapa hal bibir menjadi hitam dan begitu mengganggu, dan berikut ini penyebab bibir berubah warna.

1. Terpapar Sinar Matahari

Paparan sinar matahari menjadi faktor utama penyebab munculnya masalah kulit. Tidak hanya itu terlalu sering terpapar membuat bibir menjadi pecah-pecah dan menghitam.

Untuk itu perlu menggunakan lip balm dengan SPF tinggi saat melakukan aktifitas di luar ruangan.

2. Lipstik

Tidak sedikit wanita yang mengaku menggunakan pewarna bibir agar penampilan semakin percaya diri. Namun bila terlalu sering dan lupa dibersihkan maka membuat bibir menjadi hitam.

3. Rokok

Kandungan nikotin yang terdapat pada rokok menyebabkan perubahan warna pada bibir. Kebiasaan merokok ini, lama-kelamaan membuat bibir akan pecah-pecah dan berwarna kehitaman.

4. Kehilangan Kelembaban

Bukan hanya kulit yang harus dijaga kelembabannya, bibir pun begitu agar tidak memunculkan masalah bibir kering. Gejala awal bibir kehilangan kelembaban yakni pecah-pecah dan lama-kelamaan bibir berubah jadi hitam atau gelap.

5. Kebiasaan Menggigit bibir

Menurut para ilmuwan kebiasaan menggigit bibir menjadi pemicu terjadinya pigmentasi pada bibir yang mengakibatkan bibir menjadi gelap. Begitu pula dengan menjilat bibir, hal ini bisa membuat kondisi bibir jadi lebih mudah kering.

6. Kafein

Hindari mengonsumsi kopi lebih dari dua kali sehari, karena kopi dapat membuat bibir berubah kekuningan, kemudian kehitaman dalam beberapa lama. Perubahan warna bibir ini tergantung dari jumlah kafein yang dikonsumsi.

7. Kurang Vitamin C

Fungsi utama dari vitamin C ialah membantu metabolisme tubuh serta menjadi sumber nutrisi yang dapat mempercantik kulit. Kekurangan vitamin C juga akan membuat bibir mengalami pigmentasi, akibatnya bibir kehitaman dan pecah-pecah.

8. Dehidrasi

Bekerja di ruangan dengan suhu dingin membuat tubuh kekurangan cairan. Dehidrasi dapat membuat bibir jadi lebih kering dan menghitam dari waktu ke waktu. Pastikan mengonsumsi 2 hingga 3 liter air putih sehari untuk mencegah dehidrasi.

9. Alergi

Bibir yang menghitam juga bisa disebabkan karena alergi kosmetik. Pastikan untuk melakukan uji coba sebelum membeli kosmetik. (Ism) 

Beri Komentar