Hindari Konsumsi Kue Cubit Setengah Matang!

Reporter : Kusmiyati
Kamis, 5 Maret 2015 18:05
Hindari Konsumsi Kue Cubit Setengah Matang!
Ukurannya kecil dan rasanya yang manis membuat panganan ini disukai semua kalangan, anak-anak hingga orang dewasa.

Dream - Belakangan ini makanan tradisional kue cubit kerap menjadi buruan umumnya anak-anak muda di kota besar. Ukurannya kecil dan rasanya yang manis membuatnya jadi salah satu makanan yang wajib dicoba.

Bila dulu hanya bertopingkan butiran cokelat, kini para pedagang mulai berinovasi untuk menarik pembeli.

Varian rasa greentea dan red velvet yang kini menjadi idola. Tak hanya varian rasa yang berubah, makanan pinggir jalan ini juga sudah mulai merambah ke kafe dan restoran. Cara menikmatinya pun berbagai cara, ada yang menyukai sajian kue cubit matang dan setengah matang.

Namun tak banyak yang menyadari jika mengonsumsi kue cubit dengan tingkat kematangan rendah atau setengah matang dapat mengganggu kesehatan.

" Kalau keseringan makan kue cubit mentah, akan mengganggu percernaan, proses pencernaan akan lebih lama," ujar pakar gizi, Ali Khomsan saat dihubungi Dream.co.id, Kamis 5 Maret 2015.

Ali juga menambahkan dampak bisa semakin buruk bila proses memasaknya kurang higenis.

" Bila sudah tercampur dengan bakteri seperti E. Colly dan Sallmonela akan menimbulkan dampak jangka panjang yakni tipes dan diare," ujarnya. 

Untuk menghindarinya, Ali menyarankan menghindari kebiasaan mengonsumsi kue cubit setengah matang.

" Kurangi makan kue cubit dalam keadaan setengah matang. Kalaupun suka sebaiknya intensitasnya dikurangi dan jangan lupa diimbangi dengan makanan lainnya seperti kacang-kacangan, buah dan sayuran," katanya. 

Laporan: Amrikh Palupi

Beri Komentar