INFOGRAFIS: Waspada! Perokok Lebih Rentan Tertular Covid-19

Reporter : Dwi Ratih
Senin, 23 November 2020 17:12
INFOGRAFIS: Waspada! Perokok Lebih Rentan Tertular Covid-19
Rokok dan Covid-19 sangat erat kaitannya dengan sistem pernapasan di organ tubuh.

Dream - Para perokok sebaiknya kamu meningkatkan kewaspadaan di tengah pandemi Covid-19 ini. Akan lebih baik jika kamu segera berhenti merokok.

Para peneliti mengungakpakn perokok termasuk golongan yang rentan tertular virus Covid-19. Bahkan saat tertular, kondisi kesehatan para perokoko ini cenderung parah.

Dampak rokok dan Covid-19 sangat erat kaitannya dengan sistem pernapasan di organ tubuh.

Akun Instagram @lawancovid_19 membeberkan soal perokok yang cenderung lebih mudah tertular COVID-19, ada empat hal penting yang wajib diperhatikan.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Savina Mariska

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

1 dari 4 halaman

INFOGRAFIS: Selain Mandi Usai Keluar Rumah, Yuk Bersiwak Biar Gigi Sehat

Dream - Menjaga kebersihan diri selama masa pandemi sudah wajib hukumnya.

Jika Sahabat Dream baru pulang sehabis beraktivitas di luar rumah, pastikan kamu langsung mandi dan membersihkan diri. 

Imbauan ini banyak disosialisasikan dengan alasan air yang mengalir serta cairan sabun bisa virus yang mungkin saja menempel di tubuh kamu. Saat membersihkan badan, jangan lupa juga untuk menjaga kesehatan gigi. 

Meski saat ini berseliweran produk membersihkan mulut dan gigi, sebagian masyarakat masih ada yang menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan gigi. Nggak cuma dalam hal membersihkan, siwak memiliki segudang manfaat untuk kesehatan area mulut.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Savina Mariska

Tak hanya itu, siwak juga mempunyai kandungan fluoride yang dapat mencegah kerusakan gigi. Yuk maksimalkan kesehatan mulut dan gigi di masa pandemi seperti saat ini.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 4 halaman

Peran Tenaga Medis dan Media Sosial Putuskan Rantai Penyebaran Covid-19

Dream - Pandemi saat ini sangat membutuhkan peran tenaga medis, serta media sosial untuk membantu memutuskan rantai penyebaran covid 19.

Dua peran tenaga medis dan media sosial sangat memberi pengaruh dan peran yang besar dalam memutus rantai penyebaran virus corona.

Selain menjadi garda terdepan dalam menangani pandemi corona, tenaga medis juga bisa membantu masyarakat dengan cara memberi informasi akurat dan penyuluhan terkait COVID-19 melalui media sosial.

" Tenaga kesehatan itu jadi ujung tombak dari penanganan COVID-19, ada beberapa peran dari tenaga kesehatan yang selama ini akan terus dilakukan oleh para tenaga kesehatan," ujar Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Transformasi Digital dan Hubungan Antar Lembaga, Ibu R. Niken Widiastuti, Sabtu 21 ovember 2020.

3 dari 4 halaman

Media sosial© Media sosial

Menurut Niken, saat ini pola hidup, sikap, dan perilaku masyarakat sudah berbeda dibanding sebelumnya. Hal itu pun berimbas kepada segala bidang yang menerapkan protokol kesehatan serta physical distancing.

" Mengapa kita perlu physical distancing? Saat ini organisasi kesehatan dunia (WHO) telah mengubah istilah pembatasan sosial (social distancing) menjadi menjaga jarak fisik (physical distancing). Alasan penggunaan istilah ini adalah untuk mengklarifikasi bahwa ada instruksi untuk berdiam di rumah demi memutus rantai penyebaran virus corona. Namun, bukan berarti kita memutus kontak dengan partner atau keluarga secara sosial," ucapnya.

4 dari 4 halaman

Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah membeberkan sejumlah peran vital perawat di masa pandemi.

" Perawat adalah tulang punggung sistem kesehatan, WHO juga menyoroti bagaimana perawat seluruh dunia saat ini berada di garis depan dalam penanganan pasien, keberanian yang dibarengi dengan belas kasih kepada pasien untuk melawan corona." ujarnya.

Tak hanya memberikan pelayanan di bidang kesehatan saja, saat ini perawat juga bisa memberikan informasi terkini dan terpercaya terkait COVID-19 melalui media sosial.

Selain itu, media sosial yang digunakan juga bisa memberi edukasi kepada masyarakat bagaimana bisa tetap sehat di tengah pandemi.

" Perawat harus memahami terkait penggunaan medsos untuk meningkatkan dan informasi dalam praktik dan penyuluhan kesehatan termasuk juga memahami resiko dalam penggunaan medsos," kata Harif.

Namun demikian, masih kata Harif, perawat juga harus berhati-hati dalam memposting gambar atau konten ketika tidak terkait dan tidak membantu penguatan citra keperawatan secara global.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

 

Beri Komentar