Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Bubble Tea (Foto: Shutterstock)
Dream - Boba atau bubble tea merupakan miniman yang sedang 'hype' meski sudah muncul sejak lama. Selain sensasi rasa enak dan menyegarkan, minuman yang populer di kalangan anak muda dan orang dewasa ini juga mudah ditemukan di berbagai sudut kota.
Namun kamu penggemar minuman bubble tea sebaiknya membatasi diri mengonsumsinya. Terlalu sering meminum boba ternyata bisa berbahaya buat kesehatan. Seperti kisah seorang remaja yang harus dirawat di rumah sakit akibat kecanduan boba berikut ini.
Dilansir dari News.com.au, remaja 18 tahun asal Provinsi Guangdong, Selatan China yang tak disebutkan namanya itu, harus dilarikan ke rumah sakit setelah merasakan sakit dan peradangan pada persendian tangan dan kakinya.
Remaja tersebut mengaku rutin meminum bubble tea satu gelas per hari dengan kadar gula tinggi. Sebelum dirawat, dokter mengatakan ia mengalami gejala gout atau radang sendi.
Diketahui remaja tersebut tidak bisa menggunakan tangannya maupun berdiri di atas kakinya. Ia mengatakan kakinya seperti berubah jadi batu akibat penumpukan kristal di persendiannya.
Tangannya pun berubah menjadi bengkak dengan ukuran yang berbeda dari orang normal.
" Ketika pasien tiba, keempat anggota tubuhnya sudah tidak bisa difungsikan," kata rheumatologist Rumah Sakit Zheng Shaoling.
Dia menjelaskan bahwa gout muncul dengan gejala termasuk rasa sakit, kemerahan, pembengkakan pada persendirian dan kadar asam urat remaja yang sangat tinggi.
" Kami memberikannya obat anti-inflamasi dan untungnya berhasil mengurangi kadar asam urat," tambahnya.
Sebelumnya, seorang remaja asal China lainnya juga kecanduan minum boba, disebutkan ia koma selama lima hari setelah dirinya mengonsumsi boba secara berlebihan.
Ia sangat menggemari boba, sampai-sampai ia memesan minuman manis ini setiap hari. Dalam sehari, ia bisa minum 2 gelas boba. Kebiasaan ini terus berjalan selama sebulan penuh.
(Sah, News.co.au)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya