Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Acara Kicks Dan Wardah
Dream – Kanker serviks, menurut data GLOBOCAN 2012 di Indonesia, merenggut nyawa 26 perempuan setiap harinya. Artinya, sebanyak lebih dari 9.000 keluarga di Indonesia ditinggalkan oleh ibu, anak perempuan, dan istri karena kanker serviks setiap tahunnya.
Padahal kanker ini bisa dicegah secara efektif dengan vaksinasi. Sayangnya, masih banyak pihak terutama perempuan muda dan aktif, belum menyadari pentingnya vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks.
Untuk itulah Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) bersama Wardah aktif memberi edukasi seputar kanker serviks pada mahasiswi. Seperti pada 2 November lalu diadakan talk show bertajuk “ Don’t Let Your Dreams Fade Away, Kenali Kanker Serviks dan Pencegahannya” di Kampus Binus Syahdan.
" Misi KICKS yang ingin mengedukasi sebanyak mungkin perempuan Indonesia untuk melindungi diri dari kanker serviks dengan melakukan vaksinasi HPV segera, sejalan dengan salah satu program Wardah yaitu Wardah Inspiring Movement yang merupakan sebuah gerakan kebaikan inisiatif Wardah," ujar Dwi Eliani, Public Relations Wardah Cosmetics.
KICKS mendapatkan dukungan dari Wardah dan Communication Department Binus University memberikan edukasi kepada para mahasiswa mengenai kanker serviks, gejala dan pencegahannya.
" Kanker serviks banyak ditemukan pada perempuan usia produktif, dan dari keseluruhan kasus kanker serviks baru yang ditemukan di Indonesia, diketahui lebih dari 70% sudah pada stadium lanjut. Pada kondisi ini, pengobatan menjadi lebih sulit, lebih mahal serta tingkat keberhasilan juga menurun," ungkap dr. Cindy Rani, SpOG-KFER
Maria Anggia W, Head of Communication Department, Binus University mengungkapkan dukungannya terhadap kegiatan edukasi kanker serviks yang diselenggarakan oleh KICKS dan Wardah.
" Kanker serviks merupakan silent killer bagi wanita yang tidak mengenal usia. Harapan kami, semakin tinggi kesadaran perempuan akan bahaya kanker serviks, semakin dini kanker ini dapat dicegah," ungkapnya. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya