Kurangi Risiko Gagal Ginjal dengan Minyak Kanola

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 5 November 2017 16:10
Kurangi Risiko Gagal Ginjal dengan Minyak Kanola
Minyak ini memiliki kandungan lemak baik paling tinggi dibandingkan minyak lainnya.

Dream - Gagal ginjal masuk dalam lima penyakit paling banyak diderita orang Indonesia. Rentang umur penderitanya pun cukup besar, antara 5-80 tahun.

" Kalau di usia 5 tahun terkena gagal ginjal, itu pasti karena bawaan gen. Tapi rata-rata usia penderita gagal ginjal di Indonesia itu 40 tahun," tutur dokter spesialis ginjal, Jonny, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 5 November 2017.

Spesialis gizi, Ety Mariatul Qiptiah, mengatakan kebanyakan pasien gagal ginjal mengalami malnutrisi. Sehingga perlu mengonsumsi banyak protein dan lemak.

" Protein yang dianjurkan adalah protein yang berasal dari hewani. Sedangkan untuk lemak, sebaiknya berasal dari nabati," ujar Ety.

Salah satu contoh lemak nabati yang baik untuk dikonsumsi oleh pasien gagal ginjal adalah Minyak Kanola. Minyak ini dibuat dari biji bunga kanola.

Minyak Kanola© dream.co.id

Para praktisi kesehatan menyarankan penggunaan minyak kanola untuk mengurangi potensi gagal ginjal (Dream.co.id/Gladys Velonia)

" Minyak kanola itu mengandung lemak baik yang paling tinggi dibanding minyak lainnya," imbuh Ety.

Lebih lanjut, menurut Ety, pasien gagal ginjal rentan mengalami serangan jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya. Ini akibat rusaknya fungsi ginjal mengganggu kinerja jantung.

Sehingga, kata dia, mengonsumsi minyak kanola yang mengandung lemak baik dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

" Dosis konsumsinya 1 sendok teh, dicampurkan di setiap makanan. Jangan digoreng atau direbus, cukup dicampurkan di makanan jadi yang akan dikonsumsi," jelas Ety.

Beri Komentar