Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Insiden tergores kerap terjadi ketika berada di rumah. Benda-benda tajam yang ada, seperti pisau, kawat, seng atau barang lainnya bisa membuat terluka karena kelalaian.
Luka gores kadang membuat darah mengalir, bahkan hingga sulit untuk dihentikan. Kondisi ini tentunya sangat mengkhawatirkan. Untuk itu, penting bagi Sahabat Dream mengetahui bagaimana menghentikan pendarahan pada luka ringan. Bagaimana caranya?
Cuci di Bawah Air Mengalir
Jika luka kecil, pergilah ke wastafel terdekat dan cucilah untuk mencegah penyebaran infeksi ke luka terbuka. Cuci juga tangan yang bakal menangani area luka. Jangan hanya menggunakan sabun tapi juga sabun berformula antiseptik.
Beri tekanan
Ini adalah langkah paling penting ketika kamu memiliki luka yang terus berdarah.
" Berikan tekanan konstan selama beberapa menit untuk memungkinkan terjadinya pembekuan alami," jelas Joshua Zeichner, MD, direktur penelitian kosmetik dan klinis dalam dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai di New York City, seperi dikutip dari Prevention.
Pakai kain bersih/ perban steril
Gunakan kain bersih atau perban dan tekan luka dengan lembut.
" Kecuali seseorang memiliki kelainan pendarahan, memberikan tekanan selama 10 hingga 15 menit, paling banyak, harus efektif. Jika itu tidak berhasil, mereka harus segera di bawa ke klinik atau rs terdekat," kata David Brill, DO, seorang dokter keluarga di Klinik Cleveland.
Oleskan salep antibiotik
Ketika luka bersih dan tidak berdarah lagi, saatnya untuk memulai penyembuhan.
Sangat penting untuk menggunakan salep antibiotik pada luka setelah berhenti berdarah untuk mencegah infeksi. Ini membantu menjaga luka tetap lembap dan terlindungi. (ism)
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?