AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Ilustrasi Sikat Gigi (shutterstock.com)
Dream - Saat kantuk menyerang, rasanya sangat malas untuk menyikat gigi di malam hari. Padahal, ada alasan di balik menyikat gigi dua kali sehari.
Rongga mulut merupakan habitat alami bagi bakteri. Kadar Ph (keasaman,red) yang tinggi membuat bakteri bisa berkembang biak dalam jumlah banyak.
" Di dalam mulut ada kuman mikroflora. Mereka hidup berkoloni dan bersifat destruktif bagi tubuh jika sudah mengalami maturasi (pematangan) selama 10-12 jam. Itu mengapa kita perlu sikat gigi 2 kali sehari," ujar Yudha Rismanto, Dokter Gigi Spesialis Periodonsia di Jakarta, Rabu kemarin.
Jika mencapai jumlah yang sangat banyak, bakteri akan berubah menjadi aktif. Bakteri yang semula tidur akan mulai menggerogoti daerah rongga mulut.
Bakteri pada gigi dapat menimbulkan lubang, sementara bakteri pada gusi akan memicu timbulnya radang gusi. Tak hanya itu, masih ada bahaya lain.
© Dream
" Jika dibiarkan, plak biofilm dapat menimbulkan komplikasi seperti kelainan pada organ vital jantung, ginjal, hati maupun paru-paru. Masalah paling sederhananya adalah bau mulut," kata Yudha.

Perlu diperhatikan bahwa menyikat gigi hanya mampu membasmi plak sebanyak 53 persen. Pakailah obat kumur guna menjangkau seluruh rongga mulut.
" Kuman tidak bisa dihilangkan, namun bisa dinonaktifkan. Pakai kombinasi sikat gigi, dental floss dan obat kumur agar kuman tidak aktif," imbuhnya.(Sah)
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli