Ilustrasi Kumur (shutterstock.com)
Dream - Menyikat gigi sangat penting dilakukan untuk membersihkan gigi dari sisa makanan. Namun faktanya, menyikat gigi hanya menyumbang 53 persen proteksi untuk rongga mulut.
Sebagian orang memakai obat kumur hanya untuk pencegah bau mulut. Padahal, obat kumur memberi manfaat yang tidak bisa diperoleh dari sikat gigi.
" Sangat sulit membersihkan seluruh bagian gigi. Dalam sebuah penelitian, sikat gigi hanya menghilangkan 30-53 persen plak," tutur Yudha Rismanto, Dokter Gigi Spesialis Periodonsia di press conference Listerine, Jakarta, Rabu 20 Februari 2019.
Plak atau biofilm bisa melekat di seluruh rongga mulut seperti celah gusi, dinding mulut hingga lidah. Jika dibiarkan, bakteri akan menjadi aktif dan menggerogoti gigi maupun gusi.
© Dream
Obat kumur yang bersifat cair dapat mencapai sela-sela yang tidak bisa dilalui oleh sikat gigi. Hanya dalam waktu 30 detik, obat kumur mampu menembus ke dalam plak dan membasmi bakteri di dalamnya.

" Agar lebih sempurna seharusnya ditambah lagi dengan dental floss (benang gigi). Tapi tidak semua bisa melakukannya karena memang susah. Paling gampang ya pakai obat kumur," ujarnya.
Obat kumur dapat digunakan setelah menyikat gigi di pagi dan malam hari. Pilih obat kumur berupa essential mouthwash agar lebih alami. Kandungan antiseptik dalam eucalyptus dan menthol mampu membasmi plak di seluruh rongga mulut. (ism)
Advertisement

Terlalu Banyak Makanan Olahan Bisa Bikin Lemak Menumpuk di Otot dan Mengancam Lutut

Garbarata Generasi Baru dari Bukaka Bakal Berseliweran di Bandara Terbaik Dunia

Tren Aneh Pria Potong Bulu Mata demi Terlihat Lebih Maskulin, Ketahui Risikonya bagi Mata

Cuma Cium Aroma Cokelat Sebelum Olahraga Bisa Bikin Pria Mampu Tambah Repetisi

Bagaimana Jika Bumi Tiba-Tiba Kehilangan Atmosfer? Ini yang Akan Terjadi


Ini Jenis Tes yang Mampu Turunkan Kadar Trigliserida, Bisa Bantu Cegah Masalah Kolesterol