Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Selama bulan puasa jadwal makan kita berubah. Jika biasanya pagi-siang-malam, di bulan ini menjadi dini hari dan malam. Jeda waktu makan yang panjang itu menjadikan makan sahur sangat penting.
Saat sahur bukan berarti harus makan sebanyak-banyaknya, tapi kita harus bisa memilih jenis makanan yang dapat memberikan energi cukup untuk digunakan sepanjang hari.
Apa saja yang sebaiknya dikonsumsi saat sahur? Yuk kita lihat bersama.
1. Nasi Merah
Nasi merah memiliki kandungan serat yang tinggi, yakni lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan nasi putih. Kandungan serat yang tinggi inilah yang membuat nasi merah dicerna lebih lama dan memiliki Indeks Glikemik yang lebih rendah (sekitar 50) dibandingkan nasi putih (sekitar 80).
Indeks Glikemik menggambarkan kecepatan makanan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.
Umumnya, makanan dengan indeks glikemik tinggi membuat kita lebih cepat lapar, karena hanya memberikan energi sesaat setelah makan. Sedangkan makanan dengan indeks glikemik rendah, dicerna lebih lama, sehingga gula darah tidak melonjak tinggi, memberikan rasa kenyang serta ketersediaan energi yang lebih lama.
2. Daging, Ikan, atau Telur
Untuk lauknya Anda bisa menambahkan lauk yang kaya protein hewani daging, ikan, atau telur. Perbanyak variasi olahan untuk menghindari rasa bosan.
3. Tahu, Tempe, atau Kacang-kacangan
Selain dari hewan, Anda juga bisa mendapatkan protein dari nabati seperti tahu, tempe dan kacang-kacangan. Sebisa mungkin hindari makanan yang digoreng karena dapat menimbulkan rasa kantuk sepanjang hari.
4. Pisang dan Jeruk
Jangan lupa untuk mengonsumsi buah-buahan. Pilih buah yang mengandung magnesium dan potassium seperti pisang dan jeruk. Magnesium membantu tubuh memproduksi energi untuk beraktivitas sepanjang hari.

5. Herbal
Sempurnakan sahur Anda dengan mengonsumsi asupan kesehatan tambahan berupa herbal yang dapat menjaga kestabilan gula darah. Ini sangat penting terutama bagi Sahabat Dream yang memiliki penyakit diabetes, rentan terkena hipoglikemi (kadar gula darah terlalu rendah) ataupun hiperglikemi (kadar gula darah terlalu tinggi).
Pilih asupan kesehatan tambahan yang terbuat dari 100 persen bahan alami seperti herbal Melabic. Selain mengendalikan kadar gula, konsumsi Melabic secara rutin juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, karena satu kapsul Melabic sama dengan mengkonsumsi sepiring atau semangkuk sayuran penuh. Info lebih lanjut klik di sini.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?