CONNECT WITH US!

Ngeri! Jangan Sepelekan Ruam di Kulit Kepala

Reporter : Ratih Wulan | Minggu, 8 Januari 2017 12:02
(Foto: Boldsky)
Berbagai penyakit seperti alergi, kista hingga cacar dapat menyerang kulit kepala.

Dream - Ruam ternyata tidak hanya muncul di bagian yang mudah terlihat, seperti kaki atau tangan. Tapi juga dapat muncul dibagian yang sulit terduga, salah satunya kulit kepala.
 
Ruam yang muncul di kulit kepala bukan lagi hal baru. Umumnya, ruam itu muncul disebabkan adanya masalah di folikel rambut. Atau bahkan karena psoriasis.
 
Yang mengkhawatirkan, ruam itu ternyata dapat menyebar ke dahi, telinga, hingga leher. Untuk itu, ruam di kepala tidak bisa dianggap sepele.
 
Namun, sebelum mengatasinya, alangkah lebih baik jika mengetahui dulu apa saja hal-hal yang dapat menyebabkan munculnya ruam di kulit kepala.
 
Berikut 8 hal yang menyebabkan ruam di kulit kepala:
 
1. Alergi
Alergi terhadap sebuah produk seperti sabun, shampoo, atau gel rambut, ternyata dapat menyebabkan munculnya ruam di kulit kepala. Ruam itu biasanya ditandai dengan rasa gatal yang berlebih hingga pembengkakan. 
 
2. Kista
Ruam di kulit kepala yang muncul karena kista umumnya disebabkan karena faktor genetik. Meski sangat mudah dikenali, biasanya ruam jenis ini dapat hilang dengan sendirinya. Tapi, jika ruam sudah menimbulkan iritasi atau menginfeksi kulit kepala, sebaiknya kamu segera pergi ke dokter.
 
3. Shingles
Cacar ulang (shingles) adalah ruam kulit yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Ruam jenis ini biasanya disebut juga Herpes Zoster dan menyerang orang-orang yang berusia di atas 50 tahun. Gejala yang ditimbulkan umumnya adalah kesemutan, nyeri, gatal, dan rasa terbakar di kulit kepala.
 
4. Folikulitis
Ruam yang disebabkan akibat adanya pembengkakan di folikel rambut ini biasanya dipicu karena infeksi bakteri, terkena zat berbahaya dalam pewarna rambut, penggunaan kondisioner yang kurang cocok, hingga cara mencukur yang salah. Ruam jenis ini ditandai dengan adanya benjolan bernanah yang terasa sakit.
 
5. Kurap
Ruam yang disebabkan oleh kurap tidak hanya menyerang orang dewasa, tapi juga anak-anak. Ruam yang disebabkan jamur ini biasanya ditandai dengan munculnya permukaan kulit yang bersisik di kepala disertai dengan bintik-bintik. Dalam kondisi yang membahayakan, ruam ini dapat merusak rambut.
 
6. Dermatitis seboroik
Dermatitis seboroik dapat juga menjadi salah satu penyebab munculnya ruam. Ditandai dengan adanya bercak merah pada kulit kepala, ruam jenis ini biasanya juga dipicu karena kelelahan, cuaca ekstrim, jarang memakai shampoo, hingga faktor usia. Meski tidak berbahaya, ruam jenis ini bisa menjengkelkan karena menimbulkan rasa gatal.
 
7. Psoriasis
Ruam yang disebabkan psoriasis yang dapat menyebabkan kulit kering dan bersisik ternyata dapat menyerang siapa saja dari berbagai usia. Ruam jenis ini ditandai dengan adanya plak bersisik di kulit kepala yang berwarna merah muda dan menimbulkan rasa gatal.
 
8. Crib atau cradle cap
Ruam yang disebabkan crib atau cradle cap biasanya ditandai dengan adanya lapisan kuning di kepala seperti minyak kering. Umumnya, ruam jenis menghantui bayi. 
 
(Ism, Sumber: Boldsky, Laporan: Nanda Febriani)
 

 

Merdeka News Maker: Setya Novanto - Mang Jangol