Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (http://www.blisstree.com/)
Dream - Seorang perempuan berusia 36 tahun yang baru melakukan transplantasi rahim telah melahirkan bayi laki-laki. Berdasarkan catatan jurnal medis The Lancet, bayi ini menjadi manusia pertama yang dilahirkan dari rahim hasil transplantasi. Kelahiran ini disebut menjadi terobosan baru bagi perempuan yang tidak subur.
Dikutip Dream dari laman Al Arabiya, Sabtu 4 Oktober 2014, bayi itu lahir melalui operasi Caesar pada usia kandungan 31 bulan, setelah sang ibu mengalami preeclampsia, gangguan pada kandungan. Namun, baik ibu maupun sang bayi, dalam kondisi sehat. Bayi itu terlahir dengan berat 1,7 kilogram.
Perempuan ini sebelumnya mengalami kelainan genetik. Dia terlahir sebagai perempuan tanpa rahim. Namun ovariumnya utuh. Sehingga perempuan ini memutuskan untuk melakukan transplantasi rahim dengan harapan punya keturunan.
Transplantasi dilakukan. Perempuan ini menerima ovarium dari perempuan lain yang berusia 60 tahun, yang tujuh tahun sebelumnya telah memasuki masa menopause. Operasi untuk proses transplantasi dilakukan tahun lalu.
Perempuan mujur yang tidak disebutkan identitasnya itu kemudian menjalani fertilisasi in-vitro, di mana telur yang dari ovarium dan dibuahi, dan kemudian diawetkan dengan teknik cryogenic.
Setahun setelah transplantasi, embrio tahap awal yang diawetkan itu dimasukkan ke dalam rahim hasil tranplantasi. Tiga minggu kemudian, perempuan ini melakukan tes kehamilan. Dan hasilnya, alhamdulillah...... positif hamil.
"Kesuksesan kami didasarkan pada penelitian intensif terhadap hewan dan pelatihan bedah selama lebih dari 10 tahun dan membuka kemungkinan perawatan terhadap banyak perempuan muda di dunia yang mengalami rahim yang tidak subur," kata, Matts Braennstroem, yang memimpin penelitian.
"Terlebih lagi, kami telah menunjukkan kelayakan transplantasi rahim, bahkan dari donor yang sudah menopause," tambah Profesor dari Universitas Braennstroem itu.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
