Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Peringatan bagi siapapun yang tidur sambil mendengkur. Kalangan peneliti menemukan kebiasaan mendengkur bisa jadi awal pertanda penyakit demensia.
Para peneliti telah menemukan jika orang yang mengalami masalah pernapasan ketika tertidur biasa bisa terpapar penurunan daya ingat dan fungsi otak lainnya.
Dalam studi yang cukup mengkhawatirkan ini, seseorang yang tidur dengan mendengkur keras rata-rata bisa terkena penurunan mental satu dekade lebih cepat.
Lebih parah lagi, penelitian ini melaporkan serangan Alzheimer bahkan bisa terjadi lebih cepat.
" Pola bernapas yang tak normal saat tidur seperti mendengkur keras hal umum bagi kalangan tua," kata salah satu peneliti dari New York University, Dr Richard Osorio seperti dikutip laman Dailymail, Jumat, 17 Jumat 2015.
Penelitian sendiri dilakukan terhadap rekaman kesehatan dari 2.470 orang berusia antara 55 sampai 90 tahun.
Hasil investigasi yang dipublikasikan dalam jurnal Neurologi ini menemukan penderita masalah pernapasan kala tidur terpapar gangguan kognitif pada usia 77 tahun.
Sementara mereka yang tak mengalami masalah pernapasan biasa tidak mengalami gangguan serupa sampai usia 90 tahun, atau satu dekade lebih lama.
Diantara sampel yang diteliti, mereka yang memiliki masalah penapasan kala tidur juga menghadapi perkembangan penyakit Alzheimer lima tahun lebih cepat, atau pada usia 83 tahun. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya