Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi/Shutterstock
Dream – Memasuki bulan puasa Ramadan, sahur jadi bagian penting karena saat itulah kesempatan kamu mengisi perut sebelum berpuasa seharian. Tapi ada beberapa orang yang tidak sengaja melewatkan sahur karena kesiangan atau penyebab lainnya.
Meski puasa tanpa sahur tetap dianggap sah, namun jika terus dilakukn bisa berdampak buruk bagi tubuh seorang selama puasa.
Secara umum, puasa tanpa sahur tidak membahayakan jiwa atau kesehatan sesorang. Namun seberapa lama orang dapat bertahan tanpa asupan cairan maupun kalori.
Kekurangan cairan dan kalori dalam jangka waktu tertentu dapat membuat orang mengalami dehidrasi ringan dan penurunan energi saat berpuasa.
Selain itu, berpuasa tanpa sahur juga akan membuat orang merasa lebih haus dan lapar sehingga meningkatkan kemungkinan batalnya puasa. Jadi bagaimana cara bertahan menjalani puasa meski tanpa sahur?
Dilansir dari Sehatq ada 5 tips jalani puasa tanpa sahur, berikut penjelasannya.
Dengan niat kuat dan tubuh yang sehat, niscaya tidak ada masalah berpuasa tanpa sahur, karena puasa tidak hanya mengenai kekuatan fisik tapi juga spiritual.
Selalu niatkan berpuasa keesokan hari sebelum tidur agar jasmani dan rohani sudah siap menjalannya dengan baik meski sahur terlewatkan.

2. Jaga asupan cairan
Menjalani puas tanpa sahur membuat tubuh akan kekurangan lebih banyak cairan, oleh karena itu minumlah secara berkalah setelah berbuka untuk menggantikan cairan yang kurang.
Masukkan pula menu kuah hangat seperti sup untuk berbuka, karena sup mudah dicerna tubuh dan mengandung vitamin serta mineral yang dibutuhkan tubuh.
Asupan mineral dan vitamin sangat diperlukan tubuh saat berpuasa, lengkapi kebutuhan tersebut dengan mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayur ketika berbuka.
Selain itu juga bisa konsumsi buah kering seperti kurma, sebagai sumber makanan gula.

4. Jangan makan berlebihan
Jangan makan berlebihan saat berbuka puasa ketika tidak sahur pagi harinya. Setelah mengosongkan perut terlalu lama kemudian makan dengan porsi berlebih akan menyebabkan gangguan kesehatan.
Jadi atur menu berbuka puasa kamu.
Makan dalam porsi kecil terlebih dahulu, dilanjutkan dengan mengonsumsi buah dan makanan berat setelah salat magrib.
Tambahkan makanan kaya nutrisi setelah salat tarawih jika dirasa masih butuh nutrisi.
Menjaga kebugaran tubuh sangat penting, khususnya jika puasa tanpa sahur, karena dapat mempengaruhi daya tahan tubuh.
Olahragalah ketika menjelang atau setelah berbuka, misalnya berjalan kaki 10.000 hingga 15.000 langkah untuk olahraga ringan atau jogging selama 30 sampai 40 menit untuk olahraga ringan.
Namun, jika memiliki kondisi kesehatan khusus ada baiknya untuk konsultasi dengan dokter, mungkin diperlukan meminum obat atau suplemen tertentu untuk tetap menjaga tubuh selama berpuasa.
Laporan: Josephine Widya
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya