15 Kloter Terakhir di Madinah Berangkat ke Mekah

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 7 Agustus 2018 20:26
15 Kloter Terakhir di Madinah Berangkat ke Mekah
Nizar berpesan kepada seluruh jemaah yang berangkat ke Mekah agar menjaga kesehatan. Sehingga stamina jemaah hingga dapat terjaga dengan baik.

Dream – Sebanyak 6.084 jemaah haji dari 15 kloter terakhir asal Indonesia yang berada di Madinah berangkat ke Mekah, Selasa 7 Agustus 2018.

Saat pelepasan kloter terakhir 09 Palembang yang berjumlah 443, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Nizar Ali berharap, jemaah terakhir yang berangkat mendapatkan kelancaran dalam beribadah.

" Mudah-mudahan mendapat kemudahan, kelancaran, dan dapat menjalankan umroh wajib dengan sempurna dan saat puncak haji dapat melaksanakan sempurna, semoga jadi haji mabrur," ucap Nizar di Hotel Rehab Al Masi, Madinah, Selasa 7 Agustus 2018.

Nizar berpesan kepada seluruh jemaah yang berangkat ke Mekah agar menjaga kesehatan. Sehingga stamina jemaah hingga dapat terjaga dengan baik.

Salah satu contoh menjaga stamina itu ialah, tak menghabiskan energi saat prosesi umroh wajib. Bagi jemaah yang mendapat tanggung jawab mendorong jemaah berkursi roda, diharapkan dapat memanfaatkan sewa skuter yang disediakan pengelola Masjidil Haram.

" Mohon tolong ketua kloter umroh wajib, di lantai atas ada sewa 100 riyal, skuter, agar cepat," ujar dia.

Selain itu, jemaah juga diminta tak menghabiskan tenaga untuk menjalankan umrah sunnah. " Itu bisa dilakukan setelah puncak haji," ucap dia.

Nizar juga menyarankan agar antarjemaah haji dapat tolong-menolong. Dia berharap kasus jemaah yang terpisah dari rombongan tak dapat terjadi dengan saling menjaga.

" Dan jangan segan-segan meminta pertolongan kepada petugas. Ada, petugas yang akan membantu di setiap sektor dan hotel jangan ragu kalau butuh petolongan kami siap," kata dia.

Dengan bergesernya jemaah Indonesia ke Mekah, praktis operasional haji akan mulai disiapkan di Kota Kelahiran Nabi. Diprediksi puncak haji akan dimulai pada 20 Agutus 2018 mendatang.

Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci 

Beri Komentar