Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Joel Underwood (YouTube)
Dream - Joel Underwood, adalah seorang konsultan keuangan asal Amerika Serikat yang mendapat hidayah karena membaca Alquran.
Sebelum menjadi Muslim, Joel adalah sosok yang sangat menjunjung tinggi nilai agamanya. Hingga beranjak dewasa, dia terus berusaha menjadi hamba yang taat. Joel sama sekali tak mengenal Islam.
" Saya tak tahu apa pun tentang Islam dan tak kenal satu pun Muslim," katanya mengenang, dikutip Dream.co.id dari OnIslam.net, Selasa 31 Maret 2015.
Bahkan saat kuliah Joel tidak mengenal sama sekali agama Islam. Kampusnya yang berada di bagian timur AS, didominasi oleh kulit putih sehingga keragaman etnis dan agama sangat minim.
Joel mengaku mengenal Islam dari perjalanan hidupnya sendiri dengan cara yang tak disangkanya.
Saat memutuskan untuk pergi ke Maroko, Joel bukannya membeli buku panduan wisata, tapi sebuah Alquran. Dia berharap bisa mengetahui sedikit tentang budaya negara Islam tersebut. Saat itu, Joel tak tahu bahwa Alquran adalah kita suci orang Islam.
" Saat itu, saya tidak tahu kandungan Alquran dan pesan yang terkandung di dalamnya, karena saya belum pernah melihat kitab ini sebelumnya."
Jadi Joel menghabiskan waktu enam bulan membaca Alquran sebelum pergi ke Maroko. Di luar dugaannya, Joel jatuh hati dan ingin mempelajari Alquran lebih dalam.
" Akhirnya saya tahu Alquran ternyata kitab suci dan ternyata memiliki hubungan sejarah dengan kitab agama wahyu lainnya."
Joel merasa setelah membaca Alquran untuk pertama kali, dia seperti tertarik untuk terus membacanya. Joel tak tahu mengapa bisa begitu.
Yang pasti, kata Joel, kandungan Alquran, terutama bagi seseorang dari luar agama Islam, ternyata sangat menarik untuk dipelajari.
Sepulang dari Maroko, keinginan Joel untuk memperdalam Alquran dan Islam semakin besar. Satu saat Joel melihat iklan penggalangan dana yang dibuat yayasan Islam di Manchester, New Hampshire, Inggris.
Entah kenapa, Joel tertarik untuk datang ke yayasan tersebut guna mencari informasi yang lebih banyak tentang Islam. Joel kemudian dikenalkan dengan beberapa Muslim yang menunjukkan Masjid New Hampshire di mana dia bisa belajar Alquran.
" Saya diterima dengan baik di masjid. Tidak ada rasa curiga, tidak ada kata-kata seperti 'apa yang kamu lakukan di sini' atau 'kamu tidak cocok di sini'."
" Mereka sangat ramah dan mendatangi saya sambil menanyakan 'apa yang bisa kami bantu?'. Jadi saya diterima sangat hangat di sini."
Tak lama kemudian, Joel mengucapkan syahadat dan memeluk Islam. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya