Pengalaman Mengerikan Pesawat Berhenti Mendadak Saat Take-Off

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 15 Desember 2015 19:01
Pengalaman Mengerikan Pesawat Berhenti Mendadak Saat Take-Off
Pesawat melaju 160 km/jam dan tiba-tiba saja berhenti. Suara lengkingan selama 15 detik membuat pekak telinga para penumpang yang terguncang.

Dream - Kamis pekan kemarin seharusnya menjadi hari bersejarah bagi Qatar Airways yang melakukan penerbangan perdana dengan pesawat Airbus A350-900 XWB.

Alih-alih berjalan sukses, penerbangan dari Bandara Internasional John F Kennedy, New York, Amerika Serikat (AS) menuju ke Doha, Qatar justru menjadi pengalaman mengerikan bagi 36 penumpang. Pesawat mengalami kegagalan saat akan tinggal landas.

Pengalaman terbang tak terlupakan bagi sebagian wartawan yang diundang untuk merasakan kecanggihan burung besi itu buyar ketika pesawat tiba-tiba berhenti. Padahal pesawat sudah berada di landasan pacu dan berakselerasi.

Pesawat yang tiba-tiba berhenti itu mengeluarkan suara lengkingan yang cukup membuat telinga pekak. Para penumpang sedikit terguncang dan bingung. Sebagian bahkan ingin turun dari pesawat. Mereka penasaran dan mencoba mencari tahu apakah pesawat berhenti karena keadaan darurat.

Insiden tersebut sempat direkam oleh wartawan penerbangan Zach Honig yang duduk di kursi kelas satu debut penerbangan dengan nomor QR7452 itu.

Dalam entri blognya, Honig, kepala editor di The Poin Guy, menggambarkan kejadian itu sebagai pengalaman 'menakutkan' dan 'penerbangan yang paling berkesan dalam hidup saya'.

" Sekitar 18 detik setelah kami mulai melaju di landasan pacu 22R di JFK, pesawat tiba-tiba berhenti dengan sendirinya. Padahal saat itu pesawat sudah berakselerasi hingga 160 kilometer per jam sehingga mengeluarkan suara melengking yang baru berhenti sekitar 15 detik kemudian," tulis Honig di blognya.

" Bagi sebuah pesawat dengan ukuran dan berat seperti ini, berhenti dengan cepat memerlukan banyak tenaga. Untuk memberikan gambaran bagaimana tiba-tiba kami berhenti ... hampir semua dari 200 lebih bantal dan selimut mendarat di lantai, yang sebelumnya tersusun rapi di setiap kursi kelas ekonomi."

Honig diberitahu kepala operasi maskapai bahwa sistem komputer di A350-900 bertanggung jawab atas lepas landas yang dibatalkan tiba-tiba itu.

" Sistem komputer A350 memutuskan landasan pacu sepanjang 11,000 feet di landasan pacu 22R di JFK 'terlalu pendek' sehingga komputer memutuskan mengerem pesawat secara mendadak," kata Honig.

Beruntung tidak ada korban luka. Namun, beberapa penumpang termasuk Honig sendiri cukup terguncang dengan kejadian ini. Honig menambahkan seluruh wartawan diminta mematikan kamera dan dirinya dilarang menulis tweet untuk 9,600 followernya di Twitter.

Dua jam kemudian pesawat lepas landas dengan sukses di landasan pacu lain dan terbang 12 jam dalam perjalanan ke ibukota Qatar tanpa insiden.

Video lepas landas gagal yang direkam Honig telah diunggah ke YouTube dan telah dilihat sebanyak lebih dari 100.000 kali.

Seorang juru bicara Qatar Airways menolak untuk berkomentar atas kejadian tersebut.

(Sumber: www.dailymail.co.uk

1 dari 3 halaman

Kebiasaan Buruk Turis Ini Membuat Jijik Penumpang Pesawat

Dream - Kebiasaan buruk turis asal Tiongkok saat berada di tempat umum memang telah dikenal secara luas.

Seperti baru-baru ini seorang penumpang pesawat asal Tiongkok yang terbang bersama Air Asia dari Bangkok menuju Xi'an.

Penumpang wanita itu mengangkat kakinya yang telanjang dan menaruhnya pada sandaran tangan penumpang di depannya.

Dalam usahanya untuk bersantai di kursi kelas ekonomi, wanita ini melepas kaus kaki dan sepatu sehingga membuat jijik penumpang lainnya.

Aksi tersebut berlanjut dengan menaruh kakinya yang telanjang ke sandaran tangan penumpang di depannya. Seorang pramugari yang mendapat keluhan tentang aksi wanita itu hanya bisa meminta maaf kepada penumpang bersangkutan.

Dia menjelaskan bahwa tidak ada yang bisa dia lakukan. Pramugari Air Asia ini rupanya takut terlibat dalam perselisihan dengan penumpang asal Tiongkok.

Masalahnya, pada tahun lalu seorang wisatawan Tiongkok menuangkan mie instan panas kepada pramugari selama penerbangan dari Bangkok ke Nanjing.

(Ism, Sumber: shanghaiist.com)

2 dari 3 halaman

Teka-teki 3 Pesawat Misterius di Kuala Lumpur Terkuak

Dream - Misteri pemilik tiga pesawat Boeing yang terparkir di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, akhirnya terkuak. Sebuah perusahaan mengontak Malaysia Airports Holding Bhd (MAHB) dan mengaku sebagai pemilik ketiga pesawat tersebut.

Sebagaimana dikutip Dream dari laman The Star, Jumat 10 Desember 2015, Chief Executive Officer Swift Air Cargo, Kapten Blue Peterson, mengaku tiga Boeing 747 yang diiklankan pengelola KLIA adalah milik perusahaannya.

Menurut Blue Person, MAHB sebenarnya sudah tahu tentang asal muasal ketiga pesawat tersebut. Sebab, antara Swift dan MAHB telah beberapa kali melakukan pertemuan untuk membahas pesawat-pesawat itu. [Baca juga: Misteri 3 Pesawat Boeing Tak Bertuan di Bandara]

Namun, “ MAHB untuk beberapa alasan tak terduga, menolak untuk mengakui Swift sebagai pemilik pesawat, meskipun kami memiliki semua data yang mendukung, termasuk sertifikat ketiga pesawat tersebut,” kata Blue Peterson.

Dia menambahkan, penjualan pesawat pada Swift Air Cargo disaksikan oleh pengacara Syed Amir Ibrahim dari kantor pengacara Syed Ibrahim& Co. Perjanjian jual beli pesawat itu ditandatangani di Kuala Lumpur. Saat dikonfirmasi, Syed Amir mengatakan informasi jual beli ini benar.

Kapten Peterson mengklaim juga punya dokumen pemilik sebelumnya yang disahkan di Hong Kong dan mendapat stempel konsulat Malaysia. “ Semua dokumen yang mendukung, jelas menyatakan bahwa Swift adalah pemilik dari ketiga B747,” ujar Peterson.

Dia menambahkan, Swift juga sudah berulang kali mengadakan pertemuan dengan otoritas bandara Malaysia. Pertemuan pertama dilakukan pada 17 Juni silam. (Ism)

3 dari 3 halaman

Pesawat Pertama yang Mendarat di Benua Terdingin di Dunia

Dream - Suhu dingin yang ekstrem serta kondisi daratan tertutup salju membuat Antartika nyaris mustahil digunakan sebagai tempat pendaratan sebuah pesawat terbang.

Namun, perusahaan wisata Antartika Logistik dan Ekspedisi Terorganisir Penerbangan dari Loftleidir Islandia mematahkan segala ketidakmungkinan itu, dengan melakukan pendaratan pesawat perdana di Benua Antartika.

Pendaratan pertama dari maskapai penerbangan penumpang komersial di benua dingin itu terjadi minggu lalu di landasan pacu yang tertutupi es. Pesawat yang digunakan berjenis boeing 757. Dengan demikian pesawat itu resmi menjadi pesawat pertama yang mendarat di Antartika.

" Pendaratan pesawat ini membuktikan kelayakan mendarat di Antartika," ujar pihak maskapai dikutip dari Huffingtonpost, Jumat, 11 Desember 2015.

Dengan pendaratan perdana ini, kian menunjukkan bahwa benua terdingin di dunia ini layak dikunjungi, terlebih dari segi akomodasi.

" Ini membuka jalan untuk maskapai komersil untuk bisa membawa penumpang mendarat di Antartika. Ini bisa mengubah image 'menakutkan' benua selatan ini," jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini sebagian besar orang yang berkunjung ke Antartika datang menggunakan kapal laut.

Dengan mendaratnya maskapai komersil, diharapkan dapat memicu peningkatan jumlah kunjungan turis ke Antartika. (Ism) 

Beri Komentar