Tujuan Wisata Terlarang: Pulau Ular yang Mematikan

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 8 Oktober 2015 16:47
Tujuan Wisata Terlarang: Pulau Ular yang Mematikan
Ilha da Queimada Grande adalah sebuah pulau di San Paulo, Brazil, yang dihuni ribuan ular yang mematikan.

Dream - Sebuah pulau yang terletak di lepas pantai bagian San Paulo, Brasil dijuluki pulau ular. 

Tempat yang lebih dikenal dengan nama Ilha da Queimada Grande ini memiliki luas 430.000 meter dan dihuni berbagai jenis ular. Salah satunya berjenis spesies endemik yang disebut Lancehead Viper (Bothrops insularis), salah satu jenis ular yang paling mematikan di dunia.

Menurut perkiraan 2015 terdapat 2.000-4.000 ular yang hidup di Ilha da Queimada Grande. Hal itu setara dengan rata-rata satu ular per 75 meter persegi di seluruh pulau.

Banyak kisah menyeramkan tentang kematian orang-orang yang berjalan di tepi pantai. Termasuk seorang nelayan yang mendarat ke pulau itu
untuk mencari pisang. Begitu juga dengan penjaga mercusuar yang tinggal di sana.

Secara resmi memang belum ada laporan menganai manuasia yang digigit golden lancehead vipe. Sehingga toksisitas racun pada pada manusia belum bisa diuji.

Ular ini berpotensi hingga tujuh persen dalam menyebabkan kematian. Bahkan setelah diobati pun, korban gigiitan masih memiliki kemungkinan sebanyak tiga persen untuk mati.

Sebelum meninggal dunia, para korban biasanya akan mengalami pendarahan usus, gagal ginjal, pendarahan di otak dan jaringan otot yang mengalami nekrosis parah.

Racun yang dikeluarkan ular ini benar-benar menyerang daging dan jaringan tubuh korbannya. Hasil tes menyebutkan racun golden lancehead vipe sangat mudah tercerna dalam genus Bothrops.

Pada awalnya, sekitar 10.000-12.000 tahun lalu ular yang hidup di pulau ini sama seperti ular  daratan. Kemudian, pulau ini terpisah dengan daratan dan membuat populasi ular di pulau ini makin berkembang biak. Racun yang mereka miliki juga berkembang menjadi lima kali lebih kuat.

Hal ini mereka butuhkan untuk membunuh burung lebih cepat, agar tidak keburu terbang menjauh. Selain itu, mereka juga memburu kadal, lipan, siput dan katak sebagai makanan sehari-hari.

Pulau ini terlarang untuk dimasuki manusia, sehingga pemerintah Brazil sangat ketat dalam mengontrol peraturan ini. Hanya ahli biologi dan peliti yang diberi ijin khusus untuk mengunjungi golden lancehead vipe.

Meskipun berbahaya, banyak penyelundup yang mencoba datang ke
pulau ini, karena harga ular ini bernilai sangat tinggi di pasar gelap.

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak