Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sydney, Australia (Sumber: Bluecharter.it)
Dream - Baru-baru ini majalah acuan para penjelajah dunia Conde Nast Traveler merilis daftar nama 10 kota paling ramah di dunia. Kesepuluh kota ini dinilai cocok mendapat predikat sebagai kota teramah karena telah berhasil membuat hati para wisatawan internasional yang berkunjung terpikat dengan keramahan penduduknya.
Dilansir situs Cntraveler, Selasa 8 September 2015, dari 10 nama yang masuk dalam daftar, kota Sydney di Australia menduduki peringkat teratas sebagai kota paling ramah. Sementara berada di posisi kedua adalah kota Dublin di Irlandia.
Kedua kota itu begitu dipuji wisatawan internasional karena keramahan warganya. Seorang traveler bahkan menuliskan komentar mengenai kekagumannya pada keramahan orang-orang Sydney.
"Banyak orang-orang ramah. Saya bertemu seorang wanita Sydney, Australia dalam penerbangan menuju ke sana. Dia bahkan menawarkan untuk mengantar saya dan teman-teman ke hotel dan menghabiskan sepanjang hari untuk menunjukkan tempat-tempat favorit di kotanya," kata seorang traveler yang enggan disebutkan namanya.
Setelah Sydney dan Dublin, kota paling ramah di peringkat ketiga adalah Queenstown, Selandia Baru. Selain ramah turis, kota ini banyak disukai karena keindahannya.
Berikut daftar lengkap 10 kota teramah dunia versi Conde Nast Traveler:
1. Sydney, Australia
2. Dublin, Irlandia
3. Queenstown, Selandia Baru
4. Krakow, Polandia
5. Bruges, Belgia
6. Edinburgh, Skotlandia
7. Kyoto, Jepang
8. Budapest, Hungaria
9. Auckland, Selandia Baru
10. Reykjavik, Islandia
(Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?