Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Maraknya penipuan berkedok agen perjalanan haji dan umrah merugikan banyak pihak. Salah satunya para biro perjalanan resmi yang ikut tercoreng namanya.
Mencegah hal itu terulang kembali, Maria Gorreti Limi sebagai salah satu pelaku bisnis travel haji dan umrah memberikan saran kepada masyarakat agar tak tertipu agen-agen palsu.
"Jangan tertipu sama harga yang lebih murah, lebih baik percaya dengan pemikiran ada harga ada barang dengan jaminan berkualitas," ungkap Limi saat ditemui di RedTop Hotel, Jakarta.
Berbagai persyaratan menjelang umrah sebaiknya dipersiapkan jauh-jauh hari. Selain menabung biaya umrah, calon jemaah diharapkan ikut aktif mencari informasi mengenai agen perjalanan yang akan dipilihnya. Kredibilitas sebuah agensi travel merupakan hal terpenting yang harus dipastikan sejak awal.
"Pastikan apakah travel agency itu mencukupi kuota atau tidak, kemudian apakah visa juga sudah keluar. Jadi jangan sampai hingga jadwal keberangkatan visa belum turun," katanya.
Segala macam informasi mengenai daftar biro perjalanan resmi dapat diakses melalui Kementerian Agama. Selain itu, bertanya pada orang-orang yang sudah pernah melakukan perjalan umrah menjadi solusi selanjutnya agar tidak menjadi korban agen perjalanan abal-abal.
Pengalaman tour guide yang membimbing para jemaah juga menjadi poin penting untuk diperhatikan. Sehingga program-program yang ditawarkan menjadi lebih bermanfaat.
"Nah program selama di perjalanan harus jelas dan jangan lupakan tiga aspek penting yaitu pemilihan hotel, makanan dan transportasi biar tidak mengganggu jalannya ibadah umrah," imbuh Limi menambahkan.
Panjangnya daftar antrean keberangkatan haji untuk masyarakat Indonesia, membuat umrah saat Ramadan memiliki peminat yang jauh lebih besar dibanding bulan-bulan lainnya. Sehingga ia berharap agar masyarakat lebih matang lagi mempersiapkannya.
"Pahala menjalankan umrah saat Ramadan yang sama seperti menjalankan haji besar membuat masyarakat memilih berangkat pas bulan puasa. Nah, ini visanya lebih sulit dikeluarkan karena permintaan juga jauh lebih banyak. Segera diurus biar bisa berangkat," ungkap Limi sebagai pemilik El Hadad dan El Kasaas Tour.
"Sedangkan bulan-bulan November itu menjadi bulan yang lebih nyaman buat umrah, karena cuaca menjadi lebih sejuk," pungkas Limi.
(Laporan: Ratih Wulan P.)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari